Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

29 Oct 2008

Euphorbia Mogok Berbunga

Anda ingat bunga Euphorbia Mili ???? Tanaman berduri dengan warna bunga yang menawan dan banyak jenisnya….Meski sudah tidak sepopuler tiga empat tahun lalu, euphorbia masih termasuk tanaman hias yang layak untuk dikoleksi. Namun bagi pemula, masih banyak yang belum paham bagaimana tanaman kesayangannya ini bisa tampil cantik menawan. Perasaan kecewa kerap dirasakan penggemar euphorbia saat tanaman kesayangannya enggan berbunga meski disiram dan dipupuk. Kalau toh mau berbunga bunganya tampak tidak ngejreng, malah ada yang langsung mati.

Tanaman euphorbia tergolong doyan air namun tidak sampai berlebih. Dia sangat butuh air tapi tidak suka basah. Jika kelebihan air resikonya lumayan tinggi. Pertumbuhan terhambat, daun – daun menguning dan akar pun menjadi busuk. Akar yang busuk berwarna cokelat, bila dipegang lembek mirip bubur. Sebaliknya kekurangan air menyebaban akar mengeriput, daun menguning gampang rontok dan sosoknya kerdil. Kalau dibiarkan berlarut tanaman tampak merana dan tak lama kemudian mati. Untuk mendeteksi kering basahnya media tanaman euphorbia, jangan sekedar melihat permukaannya. Masukkan jari telunjuk ke dalam media sedalam 1 – 2 cm. Jika terasa kering, berarti tiba saatnya disiram.

Gunakan gembor atau sprayer agar titik – titik air yang jatuh ke tanaman tidak keras, sehingga baik daun
maupun bunga terhindar dari kerusakan. Boleh saja mengenai seluruh bagian tanaman termasuk daun – daunnya, agar daun tampak segar tidak kusam. Waktu penyiraman jiuga perlu diperhatikan jangan menyiram di siang hari bolong karena bisa berakibat fatal. Euphorbia bisa stress karena plasmolisis. Yaitu tertariknya cairan tanaman ke luar. Sebaliknya lakukan penyiraman pada pagi hari sekitar pukul 08 – 09.00 atau di sore hari sekitar pukul 15 – 16.00

KUNCI UNTUK MEMUNCULKAN BUNGA

Unsur nitrogen mutlak dibutuhkan tanaman. Yang perlu dicermati, kapan harus menambah nitrogen, kapan mengurangi. Di awal pertumbuhan (fase vegetatif), tanaman butuh nitrogen untuk membentuk daun, batang dan akar. Jika kekurangan nitrogen tanaman akan jadi kerdil. Sebaliknya jika kelebihan daun akan subur namun tak mau berbunga. Ketika tanaman mulai berbunga (generatif) justru unsur nitrogen harus dikurangi. Euphorbia yang baru saja ditanam, tak pelru dipupuk atau diupuasakan terlebih dahulu. Setelah umur dua minggu barulah dipupuk.
Pada fase vegetatif, berikan pupuk NPK berimbang (15:15:15), setelah dirasa tanaman siap berbunga dan bongsor barulah kita pacu untuk mengeluarkan bunga. Caranya ? Tempatkan euphorbia hingga terkena sinar matahari sepanjang hari. Lakukan Stress terhadap tanaman ( biarkan tanaman agak kekurangan air, tapi jangan sampai terlalu layu). Setelah itu berikan pupuk dengan kandungan K tinggi (seperti MKP, ZK). Bila sulit mendapatkannya bisa digunakan pupuk KNO3 Putih. Pemberian pupuk akan lebih efektif bila dilarutkan dalam air dan disiramkan ke tanaman yang telah di “stress” kan. Sebagai gambaran satu sendok makan KNO3 dilarutkan dalam 5 liter air dan disiramkan ke tanaman. Ulangi aplikasi 3 hari kemudian. Asal terkena sinar matahari penuh 1 – 2 minggu perlakuan euphorbia akan mengeluarkan banyak bunga dan siap dijadikan pajangan.


No comments:

Post a Comment

Comment