Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

12 Nov 2014

Belajar Sambung Sisip Yuk

Menulis topik yang akan kita bahas kali ini, sebenarnya sudah banyak informasi di dunia maya yang sudah detail mengulasnya.  Demi  memenuhi keinginan beberapa pembaca setia blog ini, baiklah kali ini akan saya ulas secara ringan tentang salah satu teknik perbanyakan tanaman yang satu ini.  Apalagi kalau bukan Sambung Sisip.

sambung sisip, menyelamatkan entres jenis baru
Apa itu Sambung sisip ??   Tentu saja dia terdiri dari 2 kata, sambung dan sisip…. Sambung bermakna menyatukan 2 bagian menjadi satu kesatuan, sedang  sisip memiliki makna menempatkan dibagian samping.  So sambung sisip bermakna
 meletakkan  entres di samping batang bawah sehingga menjadi satu individu baru…….  Itu istilah saya sendiri, suka atau tidak monggo dibaca saja he he he …..

sambung sisip pucuk, kayu ikut di belah

Kembali sedikit serius….

Kalau dalam perbanyakan tanaman kita dulu kenal istilah sambung pucuk dan okulasi, sambung sisip sebenarnya merupakan penggabungan dan penyempurnaan dari keduanya.  Lebih fleksibel kalau menurut pendapat saya. Kok bisa ??

Baca dan simak beberapa kasus berikut ini, setelah selesai  saya yakin Anda akan setuju dengan pendapat saya tersebut.

Pernah suatu saat saya lakukan aktivitas okulasi (tempel mata ) pada tanaman jeruk.   Seperti biasa setiap mata tunas yang bagus saya ambil kemudian saya tempelkan pada batang bawah yang telah dikupas kulitnya.  Nah pada giliran entres bagian atas mulai timbul kendala.  Entres yang agak lemas dan posisi pengambilan mata tunas yang sangat susah inilah kendalanya.  Apakah terus dibuang ?... 

bener-bener murni sambung pucuk
Eitt … tentu tidak…. Sisa entres bagian pucuk tadi masih bisa kita manfaatkan, tentu saja dengan cara sambung sisip.   Dan ternyata pertumbuhan sisa entres okulasi ini lah yang paling ngebut dari tempelan mata tunas setelah memasuki umur 3-4 minggu dari proses pengerjaan atau setelah ikatan plastik dibuka ……

Kejadian yang akan Anda  baca ini juga sering saya lakukan. 

Mendapat tanaman jenis baru dan termasuk susah dipasaran merupakan suatu kepuasan tersendiri.  Taruhlah jenis tanaman Mangga misalnya, tanaman yang masih imut yang barusan menjadi koleksi di kebun  rasanya ingin cepat di besarkan.  
Untuk menyelamatkan kehidupan si jenis baru ini, sering saya potong dan ambil cabang ujungnya untuk di sisipkan ke indukan mangga yang sudah ditanam di tanah.  Dengan teknik sambung sisip bisa saya tempelkan entres imut tersebut ke batang yang sudah besar, dengan harapan pertumbuhannya lebih ngebut.  
Bahkan banyak terjadi tanaman aslinya kalah dengan pertumbuhan sambung sisip tersebut.  Tentu saja dengan teknik sambung pucuk atau okulasi contoh kasus diatas sulit saya kerjakan….  Mau di okulasi, pengambilan mata tunas masih sangat muda.  Mau di sambung pucuk… batang masih lemes banget !!!

pertumbuhan lebih cepat. Batang bawah lebih besar, entres yang digunakan bagian ujung
Sampai disini sudah kah Anda setuju dengan pendapat saya ?.. 
Lebih Fleksibel  dan mudah dilakukan !!

Walah kok jadi ngelantur cerita panjang lebar nih….  Trus gimana dong caranya ?

Pada contoh sambung sisip jambu air langsung aja deh berikut step-stepnya  :

1. Siapkan batang bawah dan entres.  Pilih batang bawah yang sehat dan entres yang hijau sehat.

batang bawah dan entres, ke-2 nya harus sehat
2. Sayat kulit batang bawah dengan pisau, dari atas ke bawah sepanjang kurang lebih 2-3 cm-an.  Usahakan jangan sampai batangnya ikut tersayat.  Sekali lagi hanya kulitnya saja.
gunakan pisau yang tajam,
3. Pada sayatan bagian bawah buat semacam cekungan (lihat gambar dibawah).  Hal ini bertujuan agar penyisipan entres "nangkring" dan tertahan olehn cekungan tadi,

cekungan bagian bawah, untuk menahan entres
4. Selanjutnya sayat batang atas / entres disalah satu sisi.  Usahakan panjang sayatan kurang lebih sama atau lebih pendek sedikit dari sayatan batang bawah yang telah dibuat, (lebih gampangnya separo dari panjang entres).

pisau yang tajam akan sangat membantu
5. Letakkan entres yang sudah disayat tadi tepat di sayatan batang bawah.  Usahakan kedua sayatan menempel dengan presisi. Lalu ikat dengan plastik perlahan-lahan dan rapat.

ikat dengan plastik, jangan terlalu kencang
6. Ikatan Plastik usahakan rapat agar air tidak masuk, ingat pengikatan tidak perlu terlalu kencang.  Selanjutnya sambungan bisa ditaruh di tempat yang aman.  Mau di taruh ditempat yang ternaungi sebagian ataupun yang full sun terserah.  Tergantung kondisi lingkungan Anda, yang penting jangan telat siram atau kekeringan.  Biarkan selama kurang lebih 3 minggu.  Jika dalam kurun waktu entres tadi masih hijau pertanda sambungan berhasil.

ikat keseluruhan, yang penting kedap air
7. Setelah kurang lebih 3 minggu entres masih hijau, ikatan plastik bisa dibuka, saran saya untuk ikatan bagian bawah bisa dililitkan kembali, agar tidak mudah lepas tempelan dari kedua individu ini.  Anda bisa langsung potong batang bawah tepat diatas tinggi entres yang disisipkan (lihat gambar)

perhatikan lokasi pemotongan
dhel .... kepotong deh
8.  Demi keamanan dan kecepatan tumbuh, sesaat setelah pemotongan batang bawah tadi segera sungkup dengan plastik es seperti gambar dibawah.  Tujuannya adalah untuk menjaga kelembaban entres yang baru beradaptasi dengan suhu lingkungan.  Jika lokasi penyambungan di lapang terbuka yang terkena panas, langkah ini sangat membantu sekali.  Kita tidak perlu repot memindah kan "hasil" sambungan ke tempat yang agak ternaungi.

ditempat panas pun gak masalah, yang penting disungkup
9.  Selang beberapa hari disungkup plastik akan muncul daun baru dari entres.  Jika sudah tahan terhadap cuaca sekitar, sungkup plastik bisa dibuka.  Dan Tra..ta......  terciptalah individu baru

selanjutnya terserah Anda
"Kapan plastik ikatan dibuka seluruhnya ?"  Mungkin saja pertanyaan tadi ada dipikiran Anda sekalian.  Baiklah ini dia jawabnya,  "Saat ikatan sudah terlihat"mencekik" entres sebaiknya kita lepaskan ikatan tersebut".  Pada beberapa kasus yang mana pertumbuhan sambungan entres sangat cepat (biasanya terjadi pada sambung sisip yang batang bawah ukurannya jauh lebih besar) sebaiknya ikatan tidak langsung dilepas begitu saja.  Secara berkala kita kendori saat dia mencekik entres, kemudian kita ikat kembali seraca perlahan dengan plastik yang baru. Kejadian yang pernah saya alami, hasil sambungan sisip akan lepas akibat ada insiden semacam angin kecang dan sebagainya.  Untuk itu semua tergantung kondisi dan situasi....

buka ikatan, rapikan potongan batang bawah, dan siap di tanam
Untuk sambung sisip pada batang yang lebih besar atau indukan yang sudah ditanam ditanah pada prinsipnya hampir sama... (atau mungkin dibikin tulisan tersendiri saja ya he he he ...Insya Allah deh)

Oh ya sebelum mencoba, berikut sedikit tip dari saya :
  1. Usahakan dalam keadaan suci dan jangan lupa berdoa sebelum melakukan... ini yang terpenting
  2. Pilih batang bawah yang sehat, demikian juga dengan entresnya
  3. Gunakan pisau yang tajam, plastik yang bersih
  4. Jika entres terbatas / langka, pilih batang bawah yang ukurannya lebih besar dgn perakaran yang sudah bagus.  Dijamin pertumbuhan nya ngebut dan kita akan panen entres dari dia.
  5. Jika entres melimpah, pemilihan entres bagian ujung (titik tumbuh) sangat dianjurkan.  Pertumbuhan akan lebih cepat daripada entres hasil potongan bagian tengah.  Biasanya banyak terjadi di kasus entres mangga.
  6. Usahakan entresnya jangan dari nyolong, lebih baik minta atau beli  saja ha ha ha....
Akhir kata Selamat mencoba dan.....
Semoga Bermanfaat !!

116 comments:

  1. tulisan yang bermanfaat pak...thanks

    ReplyDelete
  2. (kelik) Pak kalau batang entres, sebelum disambung dengan batang bawah kuat berapa lama ya?
    kalau misalnya entresnya jauh, bagaimana penangannya supaya kuat sampai dilokasi batang bawahnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kelik : yang pernah saya coba adalah entres mangga dan jambu air... dia tahan 1 minggu an asal penanganan tepat.. tips nya : entres dibuang daunnya, bungkus dengan tisu kering lalu sedikit di perciki air tisunya supaya lembab (jgn pakai tisu basah), kemudian masukkan plastik es tutup rapat, jgn sampai kejemur atau di tempat yg panas (kl dalam mobil)....
      bisa juga letakkan di pelepah pisang (debog).

      Delete
  3. Tanaman buah apa saja yang bisa diaplikasikan sambung sisip ? Apakah rambutan bisa ?? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @dodi badrianto : yang paling umum dilakukan dengan sambung sisip untuk tanaman buah sperti : lengkeng, jambu air, srikaya, mangga dll.
      saya pribadi belum pernah coba di rambutan, tapi feeling saya bisa dilakukan ....

      Delete
  4. Trimakasih ilmunya mohon izin kalo ada waktu mau di praktekan mohon doa restu, informasinya sangat bagus dan detail/jelas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Abdul Rojak : selamat mencoba Pak... semoga sukses

      Delete
    2. mantap ilmunya mas, lebih ngerti karna lengkap sama gambarnya.
      mau nanya mas, klo entres sama batang bawah dari dua pohon beda apa masih bisa?
      contohnya saya cuma punya 1 pohon kelengkeng dirumah dan itu mau saya pakai untuk entresnya, apa bisa batang bawahnya saya pakai pohon mangga atau pohon yg lain?

      Delete
    3. Ihsanfernando : dari contoh yang anda sebutkan tidak bisa mas. batang bawah dan atas harus mutlak 1 family. contoh : mangga dengan mangga, buah nona (munuwo=jawa) dengan srikaya dll..

      Delete
  5. Tutorial nya bisa dicoba. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Kinjany Seta : semoga bermanfaat...

      Delete
  6. Saya punya pohon lengkeng lokal dan sudah besar, pohon itu saya potong dan setelah tumbuh cabang saya sambung sisip dengan lengkeng jenis unggul, tetapi selalu gagal.
    Kenapa ya ? Apakah pisau harus diseterilkan dengan alkohol ? Apakah kulit batang atas dengan batang bawah harus ketemu ? Apakah boleh tali plastik itu diganti denga seal tape yang dipakai untuk keran itu ? Mohon informasinya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @IGK SURYA W : salah satu faktor yang menentukan proses ini memang "ketajaman pisau" mas. kalau saya tidak pernah diolesi alkohol, yang penting bersih dan tajam saja. jadi saat mengiris entres tidak banyak yang terkoyak jaringan kulitnya.
      oh ya, untuk sisip lengkeng, penyayatan batang bawah aga beda dengan yg diulas, pada lengkeng kulit di sayat seperti kita mau okulasi, jadi di kelupas kulitnya setelah samping kiri-kanan dan atas kita garis dengan pisau.
      sebaiknya tetap menggunakan plastik es atau sejenisnya, seal tape (TBA) yg dimaksud gampang putus jika sedikit di tarik.
      selamat mencoba

      Delete
    2. @Bapak Hervin, akhirnya saya berhasil menyambung lengkeng rasa durian dengan lengkeng lokal, tapi sayatannya saya buat ikut membelah kayu, terus pisaunya saya gunakan silet, dahulu saya gunakan cutter dan selalu gagal, diameter batang bawahnya sekitar 15 cm, semoga cepat berbuah.
      Terus saya mau tanya yang lain, beberapa bulan yang lalu saya membeli 7 pohon lengkeng itoh dan 2 lengkeng rasa durian, menurut informasi teman lengkeng itoh katanya tidak mau berbuah ditempat saya, tempat saya itu ketinggiannya 200 m dpl, apa benar, mohon informasinya ?
      Terimakasih sebelumnya,
      Salam/Surya

      Delete
    3. @IGK Surya : wah selamat mas, akhirnya berhasil...
      sekedar info, jenis lengkeng itoh, bisa berbuah di ketinggian berapapun. NAMUN, itoh perlu dirangsang lengkeng booster untuk berbuah. dia termasuk jenis lengkeng Temperate, perlu perubahan suhu panas dingin yang ekstrim. namun di Indonesia bisa di akali dengan pemberian lengkeng booster. coba cek tulisan tentang membuahkan lengkeng itoh di blog ini.

      Delete
  7. @Bapak Harvin, terimakasih atas infonya dan saya ada beberapa pertanyaan lagi :
    1) Apakah lengkeng bisa disambung dengan rambutan sebagai batang bawahnya, sepertinya ada kemiripan daun. 2) Benarkah durian unggul jenis Bangkok cepat mati ? Kenyataannya memang durian bangkok saya baru berbuah 2 kali sudah mati (sebanyak 3 pohon).3).Minta info cara paling gampang perbanyak durian unggul, soalnya saya selalu gagal.
    Maaf saya banyak tanya, terimakasih sebelumnya.
    Wasalam

    ReplyDelete
    Replies
    1. @IgK Surya W : 1.secara fisik mereka memiliki kemiripan, tapi terus terang saya belum pernah coba mas.
      2. cepat mati/tidak nya sebenarnya tergantung dr perawatan dan "pemberian nutrisi yang memadai" saat dia buah. durian tsb terkenal rakus akan unsur hara. di rumah kebetulan dengan pasokan nutrisi yang memadai dia masih sehat. oh ya, sebagai bahan pengamatan : jika salah satu tangkai yang saat ini ada buahnya dan setelah buah di panen dia kering dan mati, itu tanda pasokan nutrisi dan air kurang memadahi selama kehidupannya.

      3. perbanyakan durian bisa dilakukan dgn teknik sambung pucuk, sambung sisip dan sambung susu. untuk yang terakhir mudah dilakukan dan prosentase tinggi (dengan batang bawah yg sehat dan besarnya memenuhi syarat tentunya)
      selamat mencoba

      Delete
    2. Mas Hervin, saya selalu gagal sambung tanaman durian, apa ada rahasia untuk menyambung tanaman durian ya ?
      Terimakasih sebelumnya.
      Salam/Surya

      Delete
    3. pada durian harus banyak latihan, gunakan pisau yg tajam, bisa dicoba pake silet yang banyak di pasaran, pengikatan jangan terlalu kencang

      Delete
  8. Mau tanya pak ...kalau batang bawah sama entris ukuranya lebih besar batang bawah...apakah peletakan entris berada ditengah2 sayatan batang bawah??atau diletak kan disisi kiri(kanan) dg tujuan sayatan kulit batang bawah dan entris bisa bertemu..terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. usahakan kalau bisa sayatan lebih gede dikit dari entres, dan entres sebaiknya dilektakkan di tengah2 sayatan saja. pengalaman saya sih begitu dan banyak berhasil...selamat mencoba

      Delete
  9. Saya juga mau tanya ni pak, baru beberapa bulan ini saya hobi menyambung tanaman (terutama mangga), selama ini saya memakai tehnik "sambung pucuk" tapi dari berpuluh puluh batang bawah yang berhasil cuma satu, lainnya mengering.

    Yang menjadi pertanyaan saya adalah tehnik sambung sisip ini sama sambung pucuk (terutama mangga) tingkat keberhasilannya besar mana, pak? Dan satu lagi pak, itu yang digunakan apa memang harus pisau yg mahal yah? Soalnya selama ini saya cuma pakai cutter.. Terimakasih. http://henpon.pun.bz

    ReplyDelete
    Replies
    1. Blog Henpon : menurut saya pemakaian cutter tida masalah kok, asal sehabis menyayat entres, bekas hitam yang di cutter kita lap sampai bersih. saya pernah lakukan hal tersebut dan tidak ada masalah. tidak harus pisau yang mahal, tapi HARUS pisau yang Tajam dan bersih.
      Tingkat keberhasilan dari sambung pucuk dan sambung sisip menurut saya tergantung cara yang kita lakukan. atau bisa dibilang sama besar.
      yang MEMBEDAKAN adalah, jika sambung pucuk dilakukan pada entres dan batang bawah yang besarnya sepadan atau seimbang.
      sambung sisip sering saya lakukan JIKA batang bawah lebih besar ukurannya dari entres.
      kuncinya ternyata ada di KEBIASAAN, so perlu latihan dan latihan. nanti kita akan ketemu teknik yang efektif.
      JANGAN takut mencoba lagi mas....

      Delete
  10. Trim mas Hervin sungguh bahasan yang detail dan mudah dimengerti dan tentunya sangat bermanfaat. Sebagai newbie yang lagi senang-senangnya menanam setelah membaca ulasan diatas muncul ide, Apakah mungkin jika dalam satu batang tanaman kita lakukan sambung samping berberapa varitas yang berlainan, masalahnya kemarin saya beli bibit klengkeng kristalin yang tumbuh ngelancir.Nah dari batang yang nglancir inilah disambung sisip beberapa varitas kelengkeng yang berlainan sehingga diperoleh kelengkeng kombinasi.Mohon pencerahananya.Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yonas : bisa saja mas di buat satu pohon beberapa varietas, cuma saran saya masing2 varietas terletak pada cabang yang arahnya berbeda. Maksudnya pangkas dulu cabang utama untuk membentuk cabang baru, nah di cabang yang baru tersebut baru di sisipi jenis/varietas lain.
      selamat mencoba

      Delete
  11. Trim atas pencerahannya dan akan saya coba mudah-2an sukses.Tks

    ReplyDelete
  12. Apakah dalam penyambungan pucuk menggunakan obat perangsang atau tidak,atau menggunakan sejenis perekat supaya bisa menempel,karena saya sering mencoba sambung pucuk tapi blm terlihat hasilnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Adri 88 : selama ini dan setahu saya untuk sambung pucuk ataupun sisip tidak pernah menggunakan sejenis obat ataupun hormon. kuncinya ada di : ketajaman pisau (sayatan pd entres rapi dan tidak terkoyak), kecepatan pengerjaan (sayatan entres tidak sampai kering) serta banyak latihan
      selamat mencoba

      Delete
  13. saya pernah berkali kali gagal sambung pucuk,dr berbagai pengalaman sy ternyata sungkup plastik sangat berpengaruh juga apalagi jika pada kasus top working yang batang bawahnya pohon yang berada di area panas matahari langsung.untuk poin 6 kayaknya pengaruh juga tuh...he 2x..

    ReplyDelete
  14. bahasan yg bagus,detil dan jelas beserta fotonya. Terima kasih bahasannya, mangga sy yg susah berbuah bisa2 ganti pake metode ini nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Iim dahiman : selamat mencoba... good luck

      Delete
  15. mau tanya bang hervin untuk jambu air apa bisa dibuat kombinasi dengan tehnik menyambung yaitu 1 batang disambung 2 varietas misal 1 batng bawah jambu air disambung dengan varietas citra dan black diamond sebagai batang entres ( btg atas )

    ReplyDelete
    Replies
    1. @agus s : bisa saja 2 jenis, bahkan bisa lebih, usahakan jika batang bawah bawah sudah bercabang, jadi tiap cabang batang bawah bisa kita sisipi jenis yang berbeda

      Delete
  16. Sam... duren besar e sak kentol iso pa gak di sambung sisip.
    Pingin tak ganti indukan montong. Soale sue ora berbuah menang tinggi tok.
    Di tunggu....balasnya ... suwun...

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa saja, justru batang bawah besar, pertumbuhan entres akan ngebut. utk batang yg gede bisa langsung di sisipi 2-3 entres sekaligus pada sisi yang berbeda

      Delete
    2. Mau tanya pak kalau pohon mangga di sambung sisip dengan sawo bisa gak ya...

      Tolong infonya maksh..

      Delete
    3. @En Nung : tidak bisa mbak Nung, bukan se family mereka

      Delete
  17. artikel yang sangat bermanfaat sekali pak. sy punya beberapa pertanyaan nih pak mohon di jawab klo berkenan, sy sangat awam sekali dengan hal ini, pertanyaan sy
    1. lebih baik mana cangkok sm sambung sisip
    2. keuntungan dari sambung sisip
    3. batang bawah dan entres di dapat/ambil dari mana
    4. kira2 berapa lama umur tanaman yang di sambung sisip(dari mulai sambung sisip sampai tanaman itu mati)
    terimakasih sebelumya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @bram :
      1. semua punya kelebihan dan kekurangan masing2, tergantung tujuan / sudut pandangnya. tapi untuk koleksi agar mendapatkan tanaman yang sesuai dengan indukannya, cangkok lebih afdol
      2. dari segi perbanyakan, lebih banyak dapat individu baru (daripada cangkok). misal kita punya mangga yang ditanam di tanah tapi sudah bosen atau rasanya kurang bagus,maka bisa disisipi entres yang kualitas lebih bagus. kita manfaatkan batang tua tersebut.
      3. batang bawah terserah, mau dari biji atau dari pohon yang sudah ada, entres dari indukan yang memang bagus dan varietas yang oke
      4. untuk ini tergantung perawatan, kalau dirawat bagus bisa sampai puluhan tahun / seusia tanaman normal

      Delete
  18. Makasih pak atas jawabannya, sekarang saya sedang mencangkok mangga arum manis

    ReplyDelete
  19. terima kasih atas ilmunya..semoga sukses dan di berkahi

    ReplyDelete
  20. Mas bagaimana kalau dengan nangka,apa saja yg bisa dilakukan,saya udah coba sambung pucuk tapi gagal

    ReplyDelete
    Replies
    1. @linggo : pada nangka bisa di sambung pucuk, sisip, tempel mata maupun sambung susu. cuma hati2 dengan getahnya, bila perlu pakai tisu untuk mengeringkan / menghilangkan dulu getahnya

      Delete
  21. izin share mas ,, matur nuwon..

    ReplyDelete
  22. super sekali....saya meu coba pak mohon do"a nya terimakasih..
    tadinya mau saya potong aja tu lengkeng,soalnya udah besar ga mau berbuah..
    dg cara ini cobak saya manfaatkan utk batang bawah....siiippp

    ReplyDelete
    Replies
    1. selamat mencoba n semoga berhasil

      Delete
  23. Mau nanya lagi nih pak hervin, saya mau sambung sisip mangga arumanis, nah klo untuk batang bawah boleh mangga apa saja y?, nanti untuk batang atasnya / entres baru mangga arumanis, sekarang saya sudah punya banyak bibit mangga tapi mangga lokal di daerah saya, saya di maluku pak, apa tidak mempengaruhi nanti rasa mangga arumanisnya pak, makasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @bram : bisa batang bawah sembarang mangga mas, sampai saat ini sih belum ada penelitian lebih detail tentang jenis pengaruh batang bawah yang digunakan. saya sendiri berpendapat ada pengaruhnya tapi sangat kecil atau tidak signifikan. ini pendapat saya lho he he

      Delete
    2. Makasih pak sdh di jawab, jangan bosan-bosan y, kasih pencerahan buat kita-kita yang belum paham...

      Delete
  24. Moga sharing ilmunya mmbawa berkah buat pak Hervin...TOP.

    ReplyDelete
  25. Salam kenal mas,saya Khudori dari tanggul lumpur ( tanggulangin ) mo nanya mas,saya berhasil melakukan sambung sisip juwet,bawah juwet putih beli diTrubus atas juwet hitam yg mulai langka didapat dari puspo,10 januari dilakukan penyambungan 2 minggu warna masih hijau plastik pada ujung tunas disobek lalu disungkup,sampai saat ini ( 50 hari )sudah tumbuh kira2 20cm lebih dan bercabang(sangat subur dan ngebut )nah permasalahannya pada siang hari tunas ini layu meski hanya kena panas matahari pagi selama 1 jam saja lalu ditaruh ditempat yang nggak kena matahari, tunas ini tetap layu sore hari menjelang malam baru pulih.singkatnya sampai saat ini saya nggak berani naruh ditempat terbuka takut bablas, oh ya untuk media, air terkontrol mohon masukannya mas,matur nuwun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal kembali mas Khudori, wah sukses ya percobaannya, selamat.....
      sepertinya kudu disapih pelan2 terhadap sinar matahari kl mendengar cerita Anda..., mungkin udara dan cuaca di tanggulangi panasnya minta ampun he he he...
      kalau mau coba bisa ditaruh di tempat panas, tapi disungkup plastik besar (include polybagnya), panas tapi kelembaban tetap terjaga. dengan cara ini tidak disiram beberapa haripun tanaman masih oke, berani terima tantangan ??? he he he

      Delete
  26. Terima kasih sharingnya mas...kalo cara seperti itu sudah pernah dicoba mas tapi tunas masih tidak terlalu besar (plastik 1 kg masih cukup) ,waktu itu tanaman ditaruh diluar lalu ditinggal pergi e..pulang2 kok layu akhirnya disungkup,esoknya dalam kondisi masih disungkup taruh ditempat panas emang nggak ada masalah ,tapi ini sekarang tunas sudah 30 CM dengan 5 cabang, yg terpanjang ± 25cm dengan tinggi pohon induk ±80 cm jadi penerapanya agak ribet kalo mau disungkup,tapi dari sharing mas Hervin intinya penyesuaiannya harus pelan2 dan sabar,mungkin itu yang harus dilakukan.Oh ya..sekalian sedikit sharing untuk teman2 diatas yang sering gagal nyambung dengan menggunakan Cutter,kalo menurut saya itu mungkin lapisan anti karatnya (seperti minyak) belum dilap,karena selama ini saya selalu pakai Cutter tapi lapisan anti karatnya dilap dulu dengan tisu kering sebelum dipakai dan hasilnya bagus he he.
    Sekian dulu mas Hervin..sekali lagi terima kasih banyak atas tanggapan dan artikel2nya yang insyaAllah bermanfaat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. siiip.... nice sharing mas....

      Delete
  27. Salam hormat mas Herpin
    Saya sedang belajar sambung pucuk durian tetapi sudah beberapa kali gagal ,mohon bantuan koreksi terhadap metode saya
    Batang bawah kira kira umur 2 bulan semai pucuk setengah tua terdiri 3 mata ,sambungan model V ,pucuk dicelup pd larutan perangsang tumbuh sejenis growth on dan dibungkus plastik ditempatkan dibawah naungan penuh ,sudah beberapa kali saya coba belum berhasil mohon bantu sarannya
    Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ibra pohan : sepengalaman saya sih, saat sambung pucuk maupun sisip atau okulasi, entres (pucuk) setelah kita sayat tidak perlu di celup pada larutan perangsang, jadi langsung aja di tempel atau di sisipkan pada belahan v,
      coba ulangi dengan cara tidak mencelupkan larutan perangsang

      Delete
  28. Salam hormat mas Herpin
    Kiranya berkenan mempublis Ato berkebun / belajar sambung pucuk Durian berikut gambarnya seperti uraian diatas
    Trims sukses selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ibra : kebetulan saya belum pernah berhasil nyoba sambung pucuk durian he he he

      Delete
  29. Salam pk hervin,,
    sy mau tny beberapa hal pk,,
    kalau sy sambung sisip mangga dgn posisi mangga sbagai batang bawah sudah dewasa dlm hal ini berupa cabang,,dn cabang tersebut mendatar,,apkah msh bs,,?apkh sistem smbg sisip ini smbungan jg tdk boleh trkena air lgsg?atw pd saat d sungkup bagian bwh plastik hrus ditali?sy agk bingung krn posisi cabang mendatar.
    lalu apkah entres yg dgunakan hrus yg msh hijau atw bs yg sdh agk ad semburat coklat?contoh kasus untuk mangga dan jambu air,,trimakasih untuk perhatian dan penjelasannya,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. @jhe magno : pertanyaan yang bagus sekali mas,
      posisi dahan baik itu tegak maupun mendatar masih bisa di sambung sisip kok, yang penting tidak terkena air langsung, alis tertutup ikatan plastik semua. ikatan penutup ini usahakan juga tidak terlalu kencang, INGAT, sekali lagi semua bagian entres di lilit plastik agar tidak kena air sekaligus mengurangi penguapan.
      untuk kasus mangga dan jambu, 3 minggu (21 hari) pasca sambung sisip, jika ia masih hijau berarti kemungkinan besar berhasil, pada saat ini (3 minggu) plastik yang menutup mata tunas atau pucuk bisa di buka.
      entres bisa diambil yang hijau tapi sudak kaku (tidak letoy), maupun yang sudah kecoklatan...

      selamat mencoba

      Delete
    2. Trimakasih pak ats jwabannya,,nanti kalau sdh ad wktu luang akn sy aplikasikn,,
      oh y pak,,sy mw menanyakan kiat2/cara2 yg efektif untuk membuahkn mangga yg sdh berumur tua tp mogok berbuah,,kondisi mangga ini sangat rimbun pak,,apakah perlu pemangkasan pak?lalu sy ingin minta tlg pak,,untuk d jelaskan tata cara memangkas pohon yg benar,,mgkin gmbaran umumnya pk,, sy trkadang bingung mana cabang/dahan yg hrs d pangkas dn mana yg hrs dpertahankan,,contoh kasus untuk pohon mangga dlm satu ruas percabangan trdapat 5-6 tunas,,kr2 perlu dpertahannkn brp tunas pak,,?trimakasih banyak pk hervin ats wktunya,,
      salam

      Delete
    3. coba cara klasik aja, sapa tahu berhasil
      pada saat menjelang 2 bulan musim mangga, cari paku besar (kira2 10 cm) sebanyak 5-10 buah, tancapkan paku pada batang sampai gak keliatan pakunya.
      tidak masuk akal memang, tapi saya pernah nyoba berhasil juga he he he...

      Delete
    4. Trimakasih pk hervin,,nanti akan sy cba,,hehe
      mhn mf p hervin,,sy sdg mencari bibit jambu citra jumbo,,apakh pk hervin mempunyai pandangan dmma sy bs membeli bibitny,,?trimakasih bnyk pk sbelumnya,,
      salam

      Delete
  30. Baik pk hervin,,insy sgera sya terapkan,,oh y pk,,klo posisi mangga sedang pupus,,ap gpp pk klo dtusuk paku,,trimakasih wktunya pk,,

    ReplyDelete
  31. kalo entres-nya diambilkan dari bibit unggul (misalnya musangking yg beli di toko trubus) tapi belum cukup umur, apakah hasil sambungannya akan memiliki sifat yang unggul juga?? kejadiannya pada saat bibit musangking memasuki masa pemangkasan, kan sayang kalo limbah hasil pemangkasannya cuma dibuang......

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Hasan, sepengetahuan saya, banyak yang melakukan demikian untuk mencetak bibit mas, entres diambilkan dari yang blm berbuah he he he.. untuk jambu air sih masih mengikuti sifat unggul induknya. untuk durian mungkin juga sama....

      Delete
  32. Pak kenapa ya udah dua kali beli bibit durian hitam selalu mati, apa dia jenis yg ga tahan panas. padahal batang bawah masih seger tp bts sambungan ke atas layu, rontok trs mati. . mmg di perjalanan 4 hari nyampe t4 sy (riau).

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Charly : sepengalaman dan setahu saya sih emang susah pengiriman (beli online) segala jenis durian, apalagi yg masih kecil. dia rawan mati jika penanganan saat pengiriman dan packing asal-asalan.
      beberapa kali saya juga mengalami kasus serupa.

      Delete
  33. saran saya buat temen2 yg mau order durian jenis duri hitam pikir2 dl dech, krn duri hitam ga kuat diperjalanan jauh karna diperjalanan kan panas. tp klo jaraknya dkt bisa lah.

    ReplyDelete
  34. Mas minta no Hpnya dong mau berguru pribadi ...

    ReplyDelete
  35. slam blogger, artikelnya sangat bermanfaat, baru2 ini sya jg melakukan sambung pucuk mangga dan hingga hari kelima batang atasnya nasih berwarna hijau mas, kira sya punya ekperimen berhasil gak ya? trim's

    ReplyDelete
    Replies
    1. @putratjeh : salam kenal, coba tunggu hingga 21 hari (3 minggu), kalau masih hijau, kemungkinan besar berhasil....

      Delete
  36. Salam pak hervin..
    Pak saya ingin bertanya bagaimana cara sambung sisip tunas pada pohon mangga yang berdiameter di atas 50 cm yang sudah memiliki kulit luar yang tebal, trim's

    ReplyDelete
    Replies
    1. @afafa tango : agak susah kl batang sudah sebesar itu, cara praktisnya tebang pada batang tsb, tutup ujung bekas tebangan dgn plastik, biarkan muncul tunas baru, seleksi tunas yg bagus, buang yg kurang sehat. tunggu hingga tunas baru tsb berdiameter kira2 2-3 cm, selanjutnya pada tunas tersebut yang akan kita sisip.

      semoga bermanfaat

      Delete
  37. Alhamdulilla experimen saya berhasil, tunas mangga mulai keluar pada minggu ke-4

    ReplyDelete
    Replies
    1. @putrAtjeh : Alhamdulillah, ikut senang mendengarnya

      Delete
  38. Salam pak hervin
    Bisakah diterapkan utk pembibitan kakao?
    Umur berapa untuk batang bawah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Suradin : terus terang saya belum pernah nyoba untuk pembibitan kakau, tapi rasanya bisa sih,

      Delete
  39. Pak Herwin, saya ada bahan entres dari mangga gedong, tapi dari induk yg belum berbuah. Gimana ya pak? Makasih pak jawabannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tidak masalah mas, selama itu dari bibit yg berkualitas.

      Delete
  40. terima kasih ilmunya
    saya lagi mencoba,
    tapi ada pertanyaan, boleh ga entresnya lebih dari dua ruas, kalau contoh itu kan satu ruas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga berhasil, entres boleh lebih dari dua ruas jika ketersediannya berlebih. yg perlu di perhatikan adalah semua entres harus di lilit plastik, tidak boleh terbuka setelah proses selesai.

      Delete
  41. Mas Hervin,
    Mau tanya mgnai pohon mangga .. :
    1. apakah bisa jika batang bawah dan batang atas (entres) berasal dari satu pohon yang sama (bibit biji) ?
    2. Jika memang bisa, mohon pencerahannya bagaimana proses, sebaiknya umur berapa baru bisa pucuk atas disambungkan ke batang bawah .
    Terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. bisa saja, tapi tujuan untuk memperbaiki kualitas tidak tercapai, maksudnya yang berasal dari biji jika didikan entres kan ada banyak penyimpangan dari induknya, dari biji lebih cocok dijadikan batang bawah.
      2. pucuk atas pilih yang hijau sehat, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua...

      Delete
  42. wuihh.. komplit banget tutorialnya
    langsung cobain buat jambu madu saya, moga bisa cepat menghasilkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ian bunga : selamat mencoba, semoga sukses

      Delete
  43. Klo batang bawah dari cangkokan dan msh muda apa bisa juga disambung untuk jambu madu

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Aji P : asal batang sudah kecoklatan bisa kok, kalau masih hijau tunda dulu. (ini dalam konteks sambung sisip lho ya)

      Delete
  44. Mas mau Tanya. ,
    Di tutorial kan katanya kalo sambung sisip ngupasnya g blh kena batang, cuman kulitnya kan, tapi kalo sambung pucuk kok yg dibelah pas tengah?
    Bukanya kalo pas tengah itu pas kayunya ya? Kok beda sama teknik sisip?
    Saya pernah lakukan sambung sisip tapi ngupasnya emang agak tebel, hasilnya mati
    Lalu coba sambung pucuk juga mati

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ringga : kalao sambung pucuk emang di belah kena kayunya, tapi yg perlu diperhatikan di sambung pucuk ini bagian yang akan menempel (entres dan batang bawah) adalah bagian samping (tepi) / kulit batangnya di kedua sisi, jadi bukan di kayu tengahnya. mudah2 an jelas...

      Delete
  45. Mas mau konsultasi.
    Kelengkeng saya kn bercabang empat. Saya sambung sisip yang cabang satu. Setelah 3 munggu cabang masih hijau. Dan cabang atas tak potong di atas sambung sisip yang cabang satu tadi. 2 hari entres masih hijau namun tak kunjung kluar tunas. Eh 3 harinya kering. Padahal di tempat teduh.
    Apa kendalanya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Bang Gunaw : sepertinya sambungan belum menyatu penuh atau bisa juga kemasukan air. biasanya yang saya lakukan jika pasca potong diatas sambungan sisip, bekas sambungan saya sungkup plastik es untuk mengurangi penguapan. meskipun ditempat terik matahari juga tidak masalah dengan cara demikian.

      Delete
  46. Ditempat saya ada pohon jambu bol jamaika, katanya sih dari biji, pohon sudah 2 meteran dan lebat. Agar jambu bol ini cepat berbuahnya apakah bisa disambung sisip? Tolong caranya mas...
    Apakah seperti panduan tsb diatas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ahmad ilhami : bisa di lakukan sambung sisip sih, cuma kalau sudah tinggi 2 meteran kayaknya tanaman harus di pangkas dulu, tunggu cabang baru dan agak besar baru di sisip.

      sebelum di pangkas coba tanaman yg dari biji di pupuk, bisa kok dari biji dia berbuah normal.

      Delete
  47. Asslkm pak Hervin...sy punya lengkeng dgn cara stek yg sdh berumur 4 th. Tinggi 1.5 m. Apakah lengkeng dgn stek bsa berbuah? Kira2 brp lama?
    Klo mau sambung sisip bisa tdk ya krn lengkeng sdh 5 cm diamtr nya. Apa harus ditebang dulu. Tggu tunas baru sampai kuat baru sisipkan bibit unggul..atau bgmna ya..mohon penjelasannya...trimakasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @joseph : sebenarnya berbuah atau tidaknya , pertama, tergantung pada jenisnya. misal kl diamond river, puangray bisa berbuah dgn alami walaupun dari perbanyakan stek, okulasi maupun sambung sisip. jika termasuk jenis yang temperate, berarti dia perlu di booster untuk membuahkannya.

      sambung sisip pada diameter 5 cm masih bisa saja dikalukan kok, tapi emang harus banyak belajar dan latihan sebelumnya.

      selamat mencoba

      Delete
  48. Selamat siang Mas Hervin,

    Saya sungguh tertarik dengan pengalaman mas selama ini, mas klo sawo duren dengan sawo biasa apakah satu family ? apakah bisa ke 2 pohon tersebut dikombinasi ? bawahnya sawo biasa atasnya sawo duren, bisa ga mas, klo saya liat memang daunnya berbeda, demikian mas, mohon infonya, maksih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Ferry : kl benar yang Anda maksud sawo duren adalah buah Genitu / Manicu dan sebutan lainnya, mereka tidak satu family mas, jadi gak bisa sepertinya kalau di kombinasi dgn cara sisip dll.

      Delete
    2. Thank U Mr Hervin... mas Hervin benar genitu/manicu.... 1 lagi mas... mohon infonya.... sy lagi coba cangkok Jambu bol jamaika dan srikaya lokal.... luaaamaaa bener ya mas tumbuh akarnya dah 2 bulan lebih smp sekarang belum keliatan akarnya... sampe tanahnya aga keras.... sy siram terus biar agak lembab... yang herannya.... kenapa batang yang saya cangkok justru malah berbuah (srikaya & jambu bol) ! batang yang lainnya tidak berbuah sama sekali..
      Trus saya juga cangkok matoa pun lama juga kluar akarnya, untuk medianya yang saya pake kompos + sedikit tanah, media tersebut terbukti untuk cangkok mangga , jambu biji, jambu air, ga sampe sebulan akar bermunculan sampe nembus plastik, demikian mas Hervin... mohon pencerahannya kembali..

      Delete
    3. @Ferry : setahu saya sih, jambu bol dan srikaya agak susah untuk dicangkok, dulu saya di kasih tahu teman kl jambu bol susah dicangkok, makanya saya coba akhirnya, dari 3 cangkokan cuma jadi 1, itupun lama keluar akarnya. demikian juga dgn srikaya....mungkin harus pake teknik cangkok modif, seperti cangkok pepaya dll.

      Delete
    4. ok, makasih infonya mas Hervin..... sukses selalu

      Delete
    5. Siang Cak Hervin,

      Cak cangkokan matoa saya da kluar akar....., sepengalaman smpyn, kalo batang cangkokan besar dan kecil apa pengaruhnya terhadap perkembangan tumbuhan ? matoa yang saya cangkok ada 2 batang, batang yang besar dia. lingkaran krng lbh 5 cm (sdh kluar akar, umur cangkokan 1 bulan lbh), yang batang kecil dia. lingkrn 2 cm (blm kluar akar krn baru 1 mingguan), saat ini indukannya sedang berbuah, apakah cangkokan batang besar dalam pertumbuhannya akan lbh cepat berbuah ? misalnya kurang dari 1 tahun, demikian cak Hervin mohon infonya.

      Delete
    6. @Ferry : pengaruh pasti ada mas, yang jelas perhatikan dulu akarnya yg tumbuh, semakin banyak maka pertumbuhan semakain cepat. kl cangkokan diambil dari batang yg produktif (sudah pernah buah) biasanya juga cepat berbuah....
      saran saya sih konsentrasi dulu ke pertumbuhan hasil cangkokan dulu, sehatkan dulu...

      Delete
  49. klo mencangkok mangga dr pohon yg belum pernah berbuah ( dr biji ) apakah cangkokan bisa berbuah ? sedangkan si induk belum pernah berbuah, terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. tujuan mencangkok salah satunya adalah perbanyakan tanaman yang bertujuan agar kualitas tanaman turunan tidak berbeda dengan indukannya, jadi kalau indukannya masih meragukan, sepertinya wasting time.
      terlebih indukan mangga dari biji yang belum jelas kualitasnya.

      Delete
  50. Saya punya jambu jamaica yang sudah besar dan rajin berbuah tapi kurang suka dengan buahnya. Apakah bisa di sambung dengan jambu air madu atau citra?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @aris : kayak nya sik tidak sejenis model batangnya, kalaupun bisa kurang optimal tumbuhnya ntar

      Delete
  51. Mau tanya mas.. Jika sambung sisip berhasil dan batang utamanya (batang sebelumnya hasil sambung pucuk) dipertahankan tanpa dipotong bagaimana? Tujuan untuk menyempurnakan tajuk. Terima kasih

    ReplyDelete

Comment