Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

24 Aug 2010

Tips Membawa Durian di Kendaraan

Bagi para pecinta buah durian, barang kali pernah merasakan berburu durian sampai ke daearah-daerah tertentu untuk mendapatkan buah idamannya. Keanekaragaman jenis durian di negeri ini, memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing. Dan biasanya di tiap-tiap daerah sentra durian juga memiliki ciri khas masing-masing.

aroma tajam, sebanding dengan rasanya

siap santap
Namun kali ini bukan mengenai keanekaragaman rasa dan kualitas yang akan saya bahas, tetapi bagaimana jika
kita ingin membawa buah kegemaran ini ke rumah agar bisa dinikmati keluarga tanpa harus menggangggu atau menimbulkan aroma yang tidak disukai orang di sekitar kita.

Teringat pada pengalaman saat mendapat oleh-oleh buah durian dari rekan di sebuah kota kecil di Jawa Timur beberapa waktu lalu. Setelah puas makan di tempat, beberapa butir buah pun di bawakan sebagai oleh-oleh agar bisa dinikmati keluarga di malang. Masalah terjadi saat buah dimasukkan ke dalam mobil, hemmm ... bau menyengat khas durian berkutat di dalamnya.
Perjalanan 20 menit saja menjadikan bau menyengat membikin pusing kepala bagi mereka yang tidak tahan aroma durian.

Lantas bagaimana agar kita terhindar dari bau yang menyengat di dalam kendaraan, dan mungkin ada kerabat dalam 1 kendaraan yang "mabuk" oleh aroma durian, terlebih lagi jika perjalanan lebih dari 1 hari ? ???
Berikut tips nya :
  • Siapkan beberapa koran bekas, yang nantinya akan kita gunakan untuk membungkus setiap buah durian. Kalau perlu bikin double bungkusannya.
siapkan koran bekas
  • Cari kardus bekas, masukkan durian yang sudah dibalut kertas koran tadi ke dalam kardus. Tujuan nya supasa kulit durian tidak akan merobek plastik pembungkus, dan supaya mudah dalam penataan di dalam kendaraan.
masukkan ke kardus
  • Sebelum kardus di tutup, taburkan serbuk kopi bubuk untuk menetralisir bau durian, kemudian tutup kardus menggunakan tali atau isolasi besar.
taburi bubuk kopi di dalam kardus
  • Ini bagian yang terpenting, bungkus kardus tadi dengan kantong plastik besar yang kedap udara. Ingat, plastik pembungkus ini jangan sampai yang sudah lubang atau sobek. Ikat ke dua ujung plastik dengan tali agar bau tidak keluar kemana-mana.
bungkus dengan plastik, ikat ke-2 ujungnya
Dengan melakukan ke-4 hal diatas, perjalanan selama beberapa hari dengan membawa durian di dalam kendaraan yang saya lakukan beberapa waktu lalu, Alhamdulillah tidak menimbulkan bau yang menyengat didalam kendaraan.

Semoga bermanfaat.....

3 comments:

  1. waduh, Tips infonya ok bgt. Kapan mas Hervin menulis tentang durian ataw budidaya durian unggul. Sy tunggu artikelnya, karena sy berniat ingin berkebun durian

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebetulnya kapan hari sempat mau nulis tentang durian, cuma karena di rumah pohonnya masih kecil jadi belum sempat dijadikan referensi ....
      thanks dah mampir ke sini

      Delete
  2. Yaaa saya jg baru pengen berkebun skala luas nih mas.
    Kebetulan saya hidup dr hasil jual buah.Kebetulan juga di KalBar tempat saya tinggal varitas durian atau buah lokal byk banget.Nama varitasnya juga aneh2 sehingga susah di ingat karena perbedaan bahasa(Dayak).
    Cuma yang saya tau ada yang buahnya lonjong,berdaging tebal dan berwarna Kuning atau merah.Jauh istimewa dari kebanyakan yang saya temukan pasaran.
    Dari ketertarikan karena keragaman varitas yang menurut saya banyak unggul,kenapa saya nggak mau mencoba mengembangkannya padahal saya bisa memperbanyak dengan cara sambung pucuk atau akulasi?
    Sekarang saya sudah mulai,Mas..
    Bukan hanya durian,semua yang biasa saya jual kecuali apel yang memang nggak cocok di daerah tempat saya tinggal.
    Soal bibit unggul,gampang karena kebetulan pasokan dari Serawak(Malaysia) melimpah.
    Saya perlu banyak belajar dari Mas.
    Saya sering membuka blog Mas.
    Terima kasih telah berbaik hati dengan membuat blog yang sangat bermanfaat.
    Jika nanti berhasil,insya allah saya akan mengunjungi Mas.

    Salam Andy._Pontianak(Sambas)

    ReplyDelete

Comment