Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

3 Aug 2011

Okulasi Jeruk yuk.....

Tanaman apa yang mudah untuk diokulasi.....??!?..
Saya pribadi memilih jawaban : Jeruk.  Ya, ternyata proses okulasi jeruk sedikit berbeda dengan tanaman lain, dan proses ini memiliki tingkat keberhasilan yang sangat tinggi.  Berbeda disini saya artikan, jika tanaman lain (kelengkeng atau jambu air misalnya) dalam pengambilan mata tunas tidak diikutkan kayunya (sehingga  terkesan agak ribet),  namun untuk tanaman jeruk ternyata penyertaan sebagian kayu tempat menempelnya mata tunas tidak menjadi masalah (terkesan mudah dan praktis)

salah satu contoh hasil okulasi jeruk Tongheng
Setelah mendapat informasi dan praktek langsung dari rekan, maka terpilihlah sosok jeruk Tongheng yang saya jadikan bahan percobaan.  Sebenarnya ada beberapa teknik yang sering dilakukan dalam okulasi jeruk ini, tapi kali ini akan saya ulas teknik terbaru yang sering dilakukan rekan-rekan pembuat bibit jeruk yang tentu saja memiliki banyak keunggulan dibanding teknik sebelumnya.
Tanpa panjang lebar, berikut tahap-tahapnya dalam proses nya :

  • Pilih entres dari indukan yang sehat, hindari pemilihan pada batang yang masih muda atau sudah terlalu tua (berwarna kecoklatan)

pilih batang yang sehat, berwarna hijau tua
  •  Buang daun dan sisakan sedikit tangkainya, lalu siapkan batang bawah jeruk.  Usahakan batang bawah juga dalam kondisi sehat dan dalam masa vegetatif yang ditandai dengan sedang keluar pupus mudanya.  Perlu diketahui, hampir semua bagian entres bisa dipakai dalam hal ini, khusus untuk entres bagian pucuk bisa dimanfaatkan dengan cara sambung sisip ( mungkin akan dibahas lain waktu)
batang bawah dan entres sudah siap diokulasi
  • Gunakan pisau tajam yang telah disiapkan sebelumnya, bikin irisan dari atas kebawah membentuk sudut sekitar 45 derajat terhadap salah satu sisi batang bawah.  Pengirisan disini dilakukan dari kulit luar hingga terhenti mengenai batang / kayunya.  Tujuannya sebagai batas bawah dalam proses pengelupasan kulit jeruk selanjutnya.  Ingat, pilihlah lokasi pengirisan yang batangnya mulus, karena tepat diatas pengirisan pertama ini lah mata tunas akan kita tempelkan.
pengirisan terhadap batas bawah bidang okulasi

  • Langkah selanjutnya, kelupas kulit batang bawah jeruk sekitar 2-2,5 cm diatas irisan pertama tadi.  Lakukan dengan pisau tajam, kelupas selebar kurang lebih 1/2 cm dari atas kebawah hingga terhenti mengenai batas bawah yang telah dibuat sebelumnya.  Selanjutnya akan terbentuk bidang yang akan di okulasi dengan tanpa adanya kulit penutup.  Ingat, pengirisan batas bawah yang kita lakukan dengan sudut kemiringan 45 derajat dari atas ke bawah sebelumnya, akan menyisakan sedikit sisa kulit batang yang nantinya sebagai penyangga mata tunas.
kelupas kulit batang dari atas kebawah
  • Selanjutnya pengambilan mata tunas.  Dalam pengambilan mata tunas jeruk kita bisa menyertakan sebagian kayu tempat menempelnya mata tunas.  Iris sekitar 1 cm dibawah mata tunas dengan membentuk sudut kemiringan 45 derajat dari atas ke bawah hingga mengenai sebagian kayu entres. Untuk lebih mudahnya kita sebut saja sebagai batas bawah entres.

iris secara miring tepat dibawah mata tunas
  • Selanjutnya lakukan pengambilan mata tunas (dengan sebagian kayunya) dengan pisau tajam.  Lakukan beberapa cm dari atas mata tunas ke arah bawah hingga bertemu dengan batas bawah irisan entres.  Perhatikan posisi pemegangan pisau seperti gambar dibawah, sebab hal ini akan mempermudah dan mempercepat proses penngambilan mata tunas hingga proses penempelannya ke batang bawah.
pengambilan mata tunas dengan mengikutkan sebagian kayu
  • Sesaat setelah itu, langsung tempelkan mata tunas pada bidang okulasi.  Pembentukan batas bawah pada batang bawah dan pada entres yang masing-masing membentuk sudut kemiringan sekitar 45 derajat tadi akan menyatu presisi dan menahan mata agar tidak mudah goyang dalam proses pengikatan plastik.  Ikat dengan plastik yang telah disiapkan, ikat dari bawah ke atas dan kembali kebawah.
tempel lalu ikat secepatnya
  • Dalam kurun sekitar 17-20 hari pasca proses, ikatan plastik bisa dibuka, jika mata tunas kelihatan masih hijau segar, berarti proses okulasi berhasil, jika berwarna coklat berarti proses gagal dan bisa dilakukan pada bidang lainnya.  Pada proses okulasi yang berhasil setelah palstik dibuka, beberapa cm dari mata tunas dapat kita lakukan perobohan batang bawahnya.  Lukai sebagian batang lalu tekuk dan robohkan batang bawah.  Proses ini diaksudkan agar mata tunas cepat keluar tunas baru..
perundukan batang bawah
  • Setelah mata tunas keluar daun baru, lakukan pemotongan batang bawah tepat ditempat perundukan tadi.
proses okulasi sudah berhasil.

Note tambahan :
  1. Proses sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari atau ditempat teduh.
  2. Untuk mempercepat proses, sebaiknya batang bawah di pendam sebagian ke dalam tanah dan diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari full.
  3. Usahakan jangan melakukan pemindahan / penggeseran batang bawah pasca proses yang menyebaban perakaran terganggu sehingga tanaman stress.
  4. Berdoa dan bersuci terlebih dahulu akan sangat membantu kelancaran proses okulasi
Akhirnya selamat mencoba dan semoga bermanfaat ...

45 comments:

  1. Thanks infonya, sangat membantu sekali.

    ReplyDelete
  2. Makasih ilmunya mas moga bisa segera praktek :), salam bari

    ReplyDelete
  3. @all : semoga bermanfaat dan selamat mencoba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cak HErvin, mau tanya ni.
      Kalau okulasi dengan batang bawah jeruk nipis atau limau apakah bisa? maksudnya apakah bebas jenis jeruk apa saja untuk dijadikan batang bawah?

      Delete
    2. bebas saja batang bawahnya, asal sehat.
      cuma rekan2 "perjerukan" biasa pake batang bawah seedling dari biji jeruk keprok....

      Delete
  4. mas hervin, sudah banyak bibit tongheng nya?
    aku dah nunggu lama neh... hehehehe
    tak tunggu kabarnya..

    ReplyDelete
  5. @aurelia : ada tuh di kebun he he he .....

    ReplyDelete
  6. saya juga mau dong bibit tonghengnya om hervin..
    berapaan ya harganya..

    ReplyDelete
  7. artikel yang anda posting bagus, ijin copas yah !

    ReplyDelete
  8. pak, pernah nyoba batang bawah jeruk bali atasnya jeruk buah biasa. bukankah jeruk bali berbatang besar dan kuat..

    ReplyDelete
  9. proses Okulasi berapa hari...? apakah bisa di terapkan pada pohon mangga....? salam from Bekasi -Elhakim

    ReplyDelete
    Replies
    1. 3 minggu pasca okulasi plastik bisa dibuka, seminggu kemudian tunas akan muncul

      sangat bisa sekali di terapkan di pohon mangga, dengan teknik pengambilan mata tunas serta pengelupasan kulit seperti teknik okulasi pada umumnya,
      kalo teknik chip budding diatas hanya cocok di jeruk

      Delete
    2. ya deh, Makasih. sy akan coba, mudah- mudahan berhasil. blog ini memang sangat membantu n stiap ada pertanyaan jawabannya ga pernah lama. saluuut n maju teruus buat mas Hervin

      Delete
    3. thanks, selamat mencoba

      Delete
  10. gan,,,jenis jeruk apa yg bagus tampilan'y dan cocok ditabulampotkan serta bisa berbuah dipot?

    ReplyDelete
    Replies
    1. semua jeruk bagus utk tabulampot, n gampang berbuah

      Delete
  11. klo dari biji perlu berapa tahun ya bisa berbuah? apa gk dirangsang mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. bibit dari biji jarang untuk dibuahkan, biasanya ia dijadikan under stamp (batang bawah) untuk diokulasi dgn jenis yg sudah terbukti.

      pertimbangan lain, bibit dari biji memiliki kans mutasi / menyimpang dari indukannya.

      Delete
  12. Siang mo nanya,
    klo ukulasi untuk bibit durian gimana ya?
    bisakah dikasi tahu tekniknya

    Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Icav : okulasi bibit durian pada dasarnya sama dgn okulasi mangga, lengkeng dll, untuk teknik jeruk diatas sering disebut chip budding, merupakan penyempurnaan dari teknik sebelumnya (khusus utk jeruk).

      teknik terbaru utk durian dll sekarang adalah sambung sisip / tempel sisip. jika di okulasi yg ditempel adalah mata tunas dari entres, pada sambung sisip ini yang di tempel adalah entres pucuk yg terdiri dari beberapa mata tunas.

      sayang belum sempat diulas utk durian ini, soalnya belum sempat melakukan percobaan sendiri...thanks

      Delete
  13. oiya mas klo untk jambu biji entresx diambil dari pucuk atas atau yg diketiak daun?? mkasih mas.@ussi

    ReplyDelete
  14. @ussi: kl okulasi ambil dr mata tunas di ketiak daun, pilih btg yg coklat kehijauan
    Kl pucuknya bisa di sambung sisip

    ReplyDelete
  15. "..........hampir semua bagian entres bisa dipakai dalam hal ini, khusus untuk entres bagian pucuk bisa dimanfaatkan dengan cara sambung sisip ( mungkin akan dibahas lain waktu)................"
    kami Tunggu Artikelnya..... :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. he he he terima kasih sudah diingatkan....
      maaf sebelumnya lama tidak update....kesibukan kerja banyak menyita waktu

      Delete
  16. Mas Hervin.aku mau tanya.
    Dirumahku Aϑα 2 buah pohon jeruk cangkokan.kalau salah satunya aku jadikan batang bawah untuk okulasi bisa tidak уαh?kalau batang bawahnya ßυҚαη dari biji,tp dari cangkokan?bisa tidak уαh.mohon infonya.thx

    ReplyDelete
  17. @hioe liechen :
    jeruk cangkokan selama dia pertumbuhan nya bagus dan sehat tidak masalah kok, alias bisa banget dijadikan batang bawah / di kombinasi dgn jenis jeruk lain

    ReplyDelete
  18. jerok lemon tidak berbuah setelah di pindah dari pot ke tanah,hanya daunya yg lebat. Solusinya om plis....

    ReplyDelete
    Replies
    1. @budi : sebisa mungkin stress air (tidak disiram atau kondisikan kekeringan) beberapa saat untuk merangsang bunga....
      trik lain pacu dengan pupuk yang kandungan P, K tinggi (N rendah/tidak ada)

      Delete
  19. pak udah mau 2 bulan saya cangkok jeruk baby sama jambu biji merah pake floral foam tapi gada tanda tanda tumbuh akar padahal saya pake root up dan liquinox B1. di jambu biji merah floral foamnya bagian yang kena matahari berubah jadi warna merah tapi kayanya belum tumbuh akar juga, apa sebaiknya saya ganti pake tanah aja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @lela maya : kalau jeruk coba pake cara okulasi atau main stek aja... kasih root up, lalu sungkup dengan plastik dan taruh di tempat ternaungi..
      untuk cangkok jambu biji, setelah kulit di kelupas dan di kerok, biarkan kurang lebih 1-2 minggu dulu, baru di kasih rootup dan di bungkus untuk di cangkok

      Delete
  20. maksudnya stek tanam dari batang yang dicangkok tadi? boleh ya pak kalo saya banyak nanya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @lela : stek maksudnya ambil batang dari indukan, potong lalu tancap ke media

      Delete
  21. cocok ini bagi yang hobi berkebun. makasih, jadi semangat nih untuk bertanam jeruk :)

    ReplyDelete
  22. Diketiak daun yg belum tumbuh mata tunas nya aapakah bisa digunakan untuk okulasi(kulit ketiak daun dijadikan entrees)..trima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa kok, potong daun ditangkainya dulu, lalu kelupas beserta kulitnya bagian tersebut untuk di tempelkan pada batang bawah...
      selamat mencoba

      Delete
  23. mas mau tanya nih,untuk proses pencangkokan tanaman setelah kulit dikelupas dan dikerok apakah harus dibiarkan dulu 1-2 minggu baru dibungkus pakai media?
    Kapan menulis artikel cara mencangkok yang baik dan benar?
    Tks atas pencerahannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yonas : pada umumnya dan untuk hasil maksimal bisa dibiarkan 1 minggu. bahkan untuk tanaman tertentu bisa sampai 2 minggu. untuk tanaman tertentu juga seperti buah tin, malah bisa abis kerat/kerok langsung di bungkus beberapa menit kemudian.
      wah dulu pernah ada slide nya untuk cangkok, tapi gak tau file nya dimana he he he ...
      coba cari buku nya aja, ada step dan fotonya disitu...

      Delete
  24. ok trim atas pencarahannya,benar mas dibuku ternyata ada step-2nya, keasyikan buka blog ayoberkebun sampai lupa nggak buka bukunya he he he he

    ReplyDelete
  25. mass. saya mau nanya nich.. kalo plastiknya saya buka sebelum 17 hari apa gk apa2. dalam kasus sya, plastiknya saya buka setelah 14 hari pasca okulasi. apa dalam waktu itu kita sudah bisa memastikan kalo hasil okulasi berhasil ato tidak

    ReplyDelete
    Replies
    1. @aziz, selama entres masih hijau pertanda masih ada peluang hidup, jika anda membuka plastik setelah 14 hari pasca okulasi pastikan dia tidak terkena panas terik, atau masih dibawah naungan. jika tidak bisa kering

      Delete
  26. mas nanya nih.,jeruk bisa ngk ambil batangnya langsung tancap tanam aja..?.,pernah liat artikel katax bisa mas..,terus kalau bisa apa bisa cepat berbuah seperti hasil cangkokan ya..,maaf banyak nanya..hehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. @obye13 : bisa saja mas, tapi syarat dan ketentuan berlaku he he he....
      ambil batang jeruk yg dimaksud, kurangi daunnya separo, beri / oles perangsang akar pd batang yg mau di tancap / distek, sungkup dengan plastik transparan untuk mengurangi penguapan... mudah kan....
      soal buahnya bisa menandingi hasil cangkok, cuma perlu waktu
      good luck

      Delete

Comment