Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

2 Dec 2014

Menikmati Mangga Kiojay

Saat melihat sosok buah mangga Kiojay yang bergelantungan di kebun belakang rumah, sekilas teringat komentar salah satu pembaca blog ini.  "Bisa ga mas diulas lagi tentang kiojay ini, soalnya seneng saya bacanya ".  Hemmm... apalagi yang yang diulas ya..... 

manis, enak sedikit berair.... renyah nya dapat juga
A haaa...!!! Langsung saja terlintas di benak saya untuk mengulas
saat dan cara tepat menikmati buahnya....  Halaaahh... cara menikmati kan tinggal di kupas di potong dan tinggal LHEEEP....

Mungkin itu yang ada di benak Anda sekalian....Betulll sekali,... tinggal di makan aja kok  repot ... 
Kita semua tentu pernah makan Sayur Bayam (sayur bening ) kan.... hemmm lezat sekali.. Apalagi disajikan di jam 12 siang saat terik matahari dan dikala perut terasa lapar.   
 
2 minggu lagi bisa di petik
 Pernahkah kita bayang kan jika hidangan diatas disajikan pada jam 8 malam.... Disaat perut keroncongan pun masih terasa nikmat... cuma.... terasa aneh alias kurang pas deh kalau malam-malam makan sayur bening.  Setuju tidak !!...
 
buah dipetik tgl 17 Nov 2014, Hari Senin

Wah kok jadi bicara masakan nih... he he he 
Inti nya begini : Mangga Kiojay ini memang enak, tentu saja jika sudah tua dan masak.  Tapi kondisi masak dan tua yang bagaimana yang bisa optimal ?  Kapan dipetik, kapan disantap..?? Itu yang saya maksud !

Hari Jumat, 21 Nov 2014 (5 hari pasca petik) sudah matang merata
Pada tulisan pertama tentang mangga ini, menikmati nya masak di pohon ternyata ada sedikit kekecewaan. Lewat beberapa kali percobaan dan sharing dengan rekan, Akhirnya ketemu saat yang PAS...   

terlambat 2 hari, tapi masih oke punya
Namun maaf sebelumnya, tips ini berlaku bagi pembaca yang memiliki pohon sendiri, atau paling tidak punya tetangga atau teman dan saudara yang memiliki pohonnya.....he he..

tengah buah tidak terfermentasi....

Tanpa bertele-tele berikut paparannya :
  1. Petik buah tua dari pohon kurang lebih tua 85 %.  Ditandai dengan kulit yang hijau tua kusam merata.  pada kondisi ini buah masih keras dan tangkai masih bergetah.
  2. Sisakan sedikit tangkai di pangkal buah, potong dengan gunting dan simpan simpan di suhu ruangan selama kurang lebih 4-6 hari.  Anda bisa juga membungkusnya dengan kertas koran bekas per buah.  Jangan diperam paksa atau di karbit di kardus, biarkan matang alami.
  3. Setelah 4-6 hari buah akan sedikit empuk secara merata, untuk lebih nikmat bisa kita taruh di dalam lemari es beberapa jam sebelum di santap.
  4. Selanjutnya terserah Anda .... mau mengundang teman dan handai taulan atau di nikmati sendiri.....

Tidak Percaya...... ?!?
Silahkan coba sendiri ... he he he ..

Semoga bermanfaat.

20 comments:

  1. Siang mas Hervin. Sy memiliki tabulampot spt mangga kelapa, mangga gincu, mangga kiojay, mangga kiosaway, srikaya bangkok, jambu cingcalo, jambu king ros, jambu biji mutiara dan jeruk kintamani. Sy sdh coba beberapa pupuk, tp hasilnya sama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Rahmad Nurdin : wah banyak juga koleksi tabulampotnya... maksudnya hasilnya sama gimana ya...?

      Delete
  2. mas..beli bibitnya dimana ya? thanks

    ReplyDelete
    Replies
    1. @alpis : lokasi dimana ya ?
      sekaraang bibit kiojay banyak tersedia kok di penjual bibit buah

      Delete
  3. Pagi mas, salam kenal.
    Saya numpang nimba ilmunya ya..
    Sudah baca beberapa artikel, sangat bermanfaat nih.
    Ada sedikit pertanyaan yang mudah2an dapat pencerahan dari masternya.
    Apakah ada cara untuk mencegah rontoknya buah mangga ? Baru kali ini mangga di halaman saya buahnya lebat sekali, tapi setiap hari (mungkin ada 10 sampai 15 buah yg masih mengkal) pada rontok.
    Terus, apakah bisa memberi pupuk dari kotoran sapi kering + tanah dengan cara ditumpuk di dekat pangkal batang pohon ? Karena hanya itu lahan yg tersisa untuk pemupukan.

    Sebelumnya terima kasih mas atas ilmunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Origami24 : mangga rontok sih biasa mas, seleksi alam. Tapi jika rontoknya lebih 50 % itu sdh luar biasa. biasanya sih bisa karena kurang nutrisi atau kekeringan dll. pupuk kandang biasanya sih diberikan pasca panen, bisa di berikan di sekitar perakaran, jangan di timpuk dekat pangkal bahkan kena pangkal pohon, jadi buat lubang atau parit kecil di sekitar pangkal, lalu taburkan pupuk kandang, kemudian tutup kembali dgn tanah.
      oh ya, mencegah rontok anda bisa berikan kapur dolomit bersamaan dengan pupuk kandang diatas, selanjutnya berikan juga pupuk kimia seperti NPK

      selamat mencoba

      Delete
  4. pupuk tuk mempercepat berbuah mangga apa ya ...mas hervin

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Zacky : berikan NPK dengan kandungan PK tinggi

      Delete
  5. Salam kenal.Mas pohon mangga kiojayku sdh berumur 4 tahun dan baru buah sekali pada umur 3 tahun sebanyak 6 bh yg lain rontok.
    Tapi setelah itu sampai sekarang sama sekali nggak mau keluar bunganya, yang subur daunnya. Sdh dipangkas, daunnya yang makin lebat.
    Bagaimana caranya merangsang tumbuhnya bunga, apa yg perlu kami lakukan ?
    Tks, atas sharingnya.
    Kalau boleh tahu lokasi kebun mas Hervien dimana, kalau disekitar malang boleh kami kunjungi ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Freddy : saat buah muncul seyogyanya diimbangi dengan pemberian pupuk, demikian juga pasca buah panen, berikan nutrisi agar tanaman kembali memiliki energi setelah terkuras.
      biasanya di musimnya mangga ini ikut berbunga juga, jika tidak coba pastikan bahwa tempat tumbuh dia tidak ternaungi, artinya terkena full sun.
      kebun ada di sekitar tlogomas malang mas, dekat UNITRI

      Delete
  6. Mas hervin mohon bantuannya..sy punya kiojay usia 5thn ditanam ditanah..2bln lalu udh dicoba pake paklobutrazol tp ttp tdk berbuah..apakah ada saran mas?tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. @sherlly : walah kok di paksa pake paclo mbak, kasihan tuh tanaman kl over dosis. intinya kiojay umur segitu sih akan rutin berbuah tanpa dipaksa pada musimnya. asal : tanaman sehat dan kena sinar matahari yang cukup. beri aja pupuk NPK biasa, nanti pada saat musim insya allah akan muncul bunga....

      Delete
  7. Selamat malam Mas Hervin..
    Mau nanya2 lagi ni, bulan ini pohon mangga saya berbuah dengan lebat, tapi yang disayangkan sebagain besar buah jatuh sebelum tua, yang terjadi adalah buah terbelah dari pangkal hingga ke ujungnya dan didalamnya terdapat semacam hama. Saya tidak paham apakah terbelahnya karena adanya hama, atau hama datang belakangan setelah buah terbelah, atau ada hal lain. Mungkin Mas Hervin punya sedikit ilmu yang bisa dibagikan untuk membantu masalah saya. Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Origami24 : wah sayang ya, menurut saya sih, buah pecah duluan baru ada hewan yang menaruh telurnya ke buah tersebut hingga jadi ulat, ataupun hama lainnya.
      saran saya sih saat menjelang berbuah / musimnya, siapkan pupuk/nutrisi yang mencukupi, beri pupuk yang mengandung Ca untuk membantu mencegah buah retak dan rontok, NPK kandungan K tinggi saat buah dsb.

      semoga bermanfaat

      Delete
    2. Diawal-awal berbunga saya sempat ngasi pupuk bioBost produk K-Link, memang perubahannya nampak jelas, buah jadi lebih besar2 dibanding periode sebelumnya. Cuma masalah retak/terbelahnya ini saya tidak tahu kenapa, ada yang bilang karena pupuk, karena kelebihan air, ada juga yang bilang karena kekurangan air. Hehehe..
      Jadi selain harus memberi pupuk saat sebelum berbuah, apa ada bahan lain yg bisa diberikan untuk saat ini mas ?
      Satu lagi, apa boleh memberi pupuk lagi disaat ini ? Saat buah sudah mulai besar2. Karena ada yg bilang tidak boleh memberi pupuk disaat pohon sudah berbuah.
      Mohon pencerahannya Mas :)

      Delete
    3. @Origami : memang buah pecah diakibatkan bermacam2 faktor, bisa juga spt yg anda sebutkan, misal : saat kondisi kering tiba2 ada pasokan air yang melimpah dan sebaliknya, yang mana sangat ekstrim juga bisa bikin buah pecah, bisa juga karena nutrisi yg telah saya sebutkan sebelulmnya kurang mencukupi.
      untuk saat ini bisa diberikan pupuk dengan kandungan K yang dominan. justru pohon lagi berbuah perlu pasokan pupuk (seperti ibu hamil he he he , perlu banyak nutrisi). hanya saja pemberiannya harus bijak. sebagai tambahan, saat sedang pohon kondisi berbuah misalnya, pemberian pupuk dengan kandungan N yang tinggi justru mengakibatkan buah kualitasnya jelek, (mudah busuk, rontok dll), padahal di saat tsb justru kandungan K yang dominan yang dibutuhkan oleh buah agar berasa manis, ukuran bisa besar dll... kurang lebih begitu intinya...

      Delete
  8. Baik Mas, saya coba aplikasikan..
    Terima kasih ya Mas atas sarannya, semoga ilmunya berkah dan menjadi ladang pahala buat Mas Hervin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @origami : amiin ya robbal alamiin...semoga bermanfaat

      Delete

Comment