Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

3 Nov 2015

Membuahkan Lengkeng dengan Booster Yuk....( II )

Melanjutkan tulisan terdahulu, meskipun agak terlambat postingnya, berikut kelanjutan kisahnya.
Sekedar mengingatkan kembali : pada tulisan yang lalu saat mau "membooster" kelengkeng saya dihadapkan pada kondisi pohon yang memiliki komposisi daun muda dibanding daun tua yang kurang lebih 65% dibanding 35 %.  Pemangkasan pun akhirnya saya lakukan pada 65% cabang yang dalam kondisi pupus muda.

11 oktober (77 hari pasca perlakuan) bunga mulai mekar
Seperti kita ketahui, salah satu syarat utama sebelum memaksa lengkeng berbuah dengan
menggunakan Lengkeng Booster adalah tanaman dalam kondisi sedang TIDAK ada pupus mudanya.  Dengan kata lain tanaman sudah siap masuk ke fase Generatif.
Namun kadang kala cuaca yang tidak menentu sulit mendapakan kondisi yang demikian. 
Untuk menyiasati nya sebenarnya bisa dilakukan pemangkasan total untuk peremajaan tajuk.  Pasca pemangkasan total, tajuk dan cabang baru biasanya akan tumbuh secara bersamaan, yang pada akhirnya akan menghasilkan cabang yang seragam fasenya.  Sayang teknik ini memerlukan waktu yang lama.  Artinya saat tanaman di pangkas total, perlu waktu 6 bulan setelahnya sampai tanaman siap di booster. Untuk pangkas total / ekstrim pada lengkeng bisa di lihat di sini.

3 oktober (69 hari pasca perlakuan)
Kembali ke bahasan semula, pada teknik pangkas lalu booster ini ada 2 hasil yang bisa saya amati.  Pertama, bekas pangkasan akan langsung keluar tunas yang membawa bakal bunga langsung.  Kedua, bekas pemangkasan akan tumbuh tunas baru berikut daunnya, kemudian beberapa saat kemudian akan muncul bakal bunga.  Apa perbedaan dari 2 hal tersebut ??
Perbedaan yang nampak terletak pada waktu munculnya calon bunga.  Pada kasus pertama, bakal bunga muncul lebih cepat (sekitar 30 hari paska aplikasi),  Sedang pada kasus kedua, bakal bunga muncul lebih lama sedikit (sekitar 40 hari pasca aplikasi). Pada kasus kedua lebih lama karena diperlukan waktu untuk membentuk cabang dan daun baru dulu, selanjutnya nampaklah bakal bunga.

3 oktober (69 hari) bunga serempak
Lantas bagaimana hasilnya ?? Saya pribadi sebenarnya lebih suka kasus Kedua, dimana tanaman akan membentuk cabang baru berikut daun yang kemudian di ikuti calon bunga meskipun waktu yang di butuhkan molor sekitar 10 harian.  Secara teknis juga tanaman menghasilkan daun baru sebelum bunga sehingga "dapur" untuk fotosintesis lebih mendukung. 

Tapi itu bukan masalah besar sih, baik muncul kasus yang pertama ataupun kedua yang penting tanaman mengeluarkan bunga.  Namun yang sangat-sangat perlu di perhatikan pada saat ini adalah Pasokan Nutrisi yang memadai. 

Banyak kasus yang terjadi pasca aplikasi booster dan tanaman berbunga yang terjadi adalah pasokan nutrisi dihentikan (baca: tidak diberi pupuk susulan).  Karena sudah puas tanaman berbunga sebagian beranggapan besar sudah selesai prosesnya dan tinggal menunggu buah jadi.  Dan hasil akhirnya adalah bakal buah banyak rontok dan dompolan kurang menyenangkan.
Ibarat ibu yang sedang mengandung, justru di saat itulah nutrisi harus terjamin agar bayi yang dilahirkan sehat dan cerdas he he he....

Oh ya, sebelum ada pertanyaan lebih lanjut, perlu saya singgung juga : kenapa bisa terjadi kasus Pertama, dan kasus Kedua ?
Pengamatan saya pribadi sih begini, kasus pertama (bekas pangkasan akan langsung keluar tunas yang membawa bakal bunga langsung) terjadi jika pemangkasan yang kita lakukan sebelum aplikasi booster lebih kearah cabang yang sudah tua.  Dengan kata lain saat membuang tunas muda, kita terlalu ke bawah dalam memangkasnya.  
Pada kasus Kedua (bekas pemangkasan akan tumbuh tunas baru berikut daunnya, kemudian beberapa saat kemudian akan muncul bakal bunga) terjadi jika kita lakukan pemangkasan pada batang yang belum bener-bener tua, atau coklatnya masih belum sempurna.  Sehingga pasca aplikasi booster yang terjadi adalah dia akan menumbuhkan calon cabang baru berikut daunnya terlebih dahulu.

Sebagai akhir dari tulisan topik ini, mari kita lihat perkembangan tanaman yang saya jadikan percobaan pada 26 Juli 2015 lalu.

21 Septermber (57 hari pasca pangkas dan booster)

25 september (61 hari pasca perlakuan)

3 oktober (69 hari pasca perlakuan) bekas pangkasan keluar 2 cabang

11 oktober (77 hari pasca perlakuan)

Sampai dengan tulisan ini saya buat Alhamdulillah sudah terbentuk Pentil buah kelengkeng pada tanaman di foto.  Semoga saja bisa menikmati hasil panen buahnya di beberapa bulan kedepan.

Semoga bermanfaat.... (Tamat)

29 comments:

  1. Nice info Pak... seharusnya ada lanjutan ceritanya sampai hasil dari buah lengkeng tsb apakah manis, daging buahnya tipis atau tebal, bijinya kecil atau besar, dll

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mansur : he he he Insya Allah sih ini jenis Itoh yang di rumah sudah panen berkali-kali, jadi manis, daging standart seperti lengkeng thailand di pasaran.
      ntar kalau bersambung terus takutnya saya lupa nulis... jadi punya hutang deh wkkk

      Delete
  2. Kalau kita membuahkan lengkeng dengan booster, apakah untuk selanjutnya kita tidak perlu membooster lagi untuk membuat lengkeng tersebut berbuah di tahun selanjutnya ? Atau kita terus membooster untuk membuahkan lengkeng tersebut ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @IGK Surya : untuk jenis lengkeng yang ini, setiap kali ingin membuahkan di tahun berikutnya wajib di induksi booster mas

      Delete
  3. Setelah saya tunggu sekian lama akhirnya terbit juga artikel sambungannya.Sungguh sangat berguna dan bermanfaat artikelnya mas,Tks.
    Mas Hervin saya ada pertanyaan soal kelengkeng matalada.Saya beli matalada hasil cangkokan yang saat ini tumbuh subur dan sehat sekali,pertanyaannya bagaimana supaya si matalada ini segera mau berbuah.Tadi baru saja saya beri pupuk KNO3 sebanyak satu sendok makan yang saya larutkan dalam satu gayung air.Mohon pencerahannya.Tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Yonas : kalau tanaman sudah sehat dan siap buah, tunggu sampai tidak ada pupus muda, lalu sikat dengan pupuk K tinggi dibarengi stress air, tidak disiram beberapa saat hingga kering, lalu kocor dgn pupuk K tinggi semisal MKP, DeKaPe dll.

      Delete
  4. Nice info mas...thanks yo...btw booster ya bias didapat Diana yo.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Aris : apa kabar mas bro ???..... itu ada link nya he he he

      Delete
  5. Wahh, mantap pak hervin, marai pengen :). Skalian sharing ini pak. Saya pada awal bln romadhon kemarin (kr2 juni akhir ya) mencoba LB (amazinggrow) pada lengkeng saya. dan alhamdulillah genap setelah 30 hari lengkeng saya berbunga, dan bunganya bisa serentak dan hampir 98% cabangnya berbunga. dan sekarang buahnya sudah sebesar ujung jari telunjuk. Yang disayangkan saya nggak tahu jenis lengkeng apa yang di saya ini :) karena dulu waktu beli penjualnya cuma bilang ini lengkeng dari malang gitu aja. ada yang bilang kayaknya lengkeng lokal gitu (mutiara). yang ingin saya tanyakan, mengenai suplemen selama pembuahan ini. selama bunga sampai jadi buah sekarang, saya sudah memakai pupuk produk amazing grow, cm saya mengaplikasikannya pakai perasaan saja, karena pemula pak. ketika berbunga saya aplikasikan amino plus sebulan sekali + pembuahan setiap 10 hari, untuk semprot pakai stimulans. Dan sekarang ketika berbuah saya tambahkan De Ka Pe. Cuma itu tadi saya pakai ilmu kira-kira saja. hehehehehe. Terus kira-kira pak hervin, saya harus menghabiskan berapa pupuk (pupuk Pembuahan sudah 1Kg) ? apa perlu diberikan pupuk yang lain ? Sampai sekarang buah belum tercium aroma harum, apakah memang ciri lengkeng lokal seperti ini? Berapa bulan umur lengkeng dari bunga hingga pembuahan agar siap panen? Terima Kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah nice sharing mas.....
      pemupukan sudah tepat kok yang Anda lakukan, dan jenis pupuk yang diaplikasikan sudah tepat. untuk dosis sudah ada di kemasan kan.
      sebagai acuan, untuk 1 kg pembuahan bisa menopang 20 kg buah lengkeng.... jadi lebih ke arah feeling saja he he he

      Delete
    2. Ohh, ya. Terima Kasih Pak Hervin. Sarannya bisa membantu ini. Sip

      Delete
  6. kalo kristal 2 perlakuannya sama ya pak....
    kira2 klengkeng yg siap di booster memiliki diameter batang bawah brapa ya pak..
    trima kasih banya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Dori : kristal 2 termasuk yang harus di beri booster untuk berbuah,
      untuk batang bawah tidak ada patokan, yang penting tanaman keliatan sehat, tajuk rimbun dan kompak. tapi saran saya sih minimum 2 tahun semenjak (dari bibit tinggi 40 cm) tanam baru siap di booster.

      Delete
  7. Terimakasih informasinya sangat bermanfaat ,saya suka artikelnya, ini bisa jadi alternatif untuk persiapan pensiun,pendidikan,dll :
    Melipatgandakan asset cara aman terukur dengan berkebun jabon
    http://i-gist-indonesia.blogspot.co.id/p/blog-page_9.html

    ReplyDelete
  8. Dear mas hervin.....mau tanya utk kelengkeng jenis kristal bisa berbuah sendiri atau butuh di booster.trs gmn cara budidaya klengkeng kristal supaya berproduksi baik.Mohon pencerahannya terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. untuk jenis kristal sampai saat ini sih mutlak harus di booster mas, kalau KRISTALIN baru tidak perlu booster. namun kualitas buah nya jauh sekali dari keduanya, lebih bagus yang pertama.

      Delete
  9. pak mau tanya tapi diluar tema
    di supermarket sering dijual jenis lengkeng dengan label "lengkeng bangkok", sebenarnya itu varietas apa ya?

    ReplyDelete
  10. Sore mas hervin saya mintak sarannya, td pagi saya br menanam lenkeng aroma duren kira" sekitar 40cm. & lenkeng krista kira" tinggi. 1m. Pupuk yg baik buat lengkeng yg baru dtanam apa ya...mas,& kpn dmulai pemupukannya.trimakasih dtunggu sarannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa anda berikan NPK saja dulu, jika di tanam di tanah buat 3-4 lubang di sekitar perakaran, isi lubang tsb dengan pupuk NPK sejumput tiap lubang (total 1 sendok pertanaman) lalu tutup kembali lubangnya dgn tanah.
      berikan pupuk tsb 2 minggu setelah penanaman, dan diulang 1 bulan kembali.
      jika ditanam di pot, tetap berikan 2 minggu setelah tanam, kurangi dosisnya 1/2 dari pada di tanah

      Delete
  11. Artikelnya jelas dan bisa dimengerti
    Jadi ingin segera mengimplementasikannya
    Terima kasih Mas Hervin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @nono : selamat mencoba, semoga bermanfaat

      Delete
  12. Sudah lama nih mas belum ada artikel baru...Ditunggu nih..., bisa minta artikel tentang sawo jumbo mas..., pengin coba nanam , tapi belum tahu cara budidaya yang baik untuk sawo jumbo.., tks

    ReplyDelete
  13. tanya om ,beda jenis lengkeng satu jari sama matalada apa ya kok buahnya hampir sama?supriyanto-solo

    ReplyDelete
  14. Mas hervin tolong dibantu dong lg kepengin nanem keleng mungkin mas hervin bisa bantu saya mendapatkan bibitnya(matalada/hawae, satu jari pokoknya g rugi ditanam n dilihat) posisi saya di surabaya...thnx mas

    ReplyDelete
  15. artikel yang sangat bermanfaat dan penggunaan kata yang mudah dimengerti.. makasih infonya..

    ReplyDelete
  16. om slain lengkeng, buah apa lagi yg bisa di booster?

    ReplyDelete

Comment