Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

13 Sept 2009

Lengkeng Diamond River Kering ?????

ukuran buah agak kecil, daging kering
Beberapa bulan lalu, saya dikejutkan oleh tabulampot Lengkeng Diamond River saya di kebun belakang rumah. Buah matang dengan ukuran yang agak kecil dari ukuran biasanya begitu dipetik dan dibelah ternyata memiliki daging yang kering, tidak seperti daging diamond river pada umumnya yang becek dan berair. Saat mengupas buahnya pun tangan tidak lengket oleh air yang dikandung pada diamond river lainnya. Yang lebih mengejutkan lagi, biji nya juga relatif kecil, sehingga daging buah terkesan tebal.


tidak lengket di tangan karena daging buah kering
Saat itu dalam hati berkesimpulan,
ah paling-paling ini karena buah yang tidak normal oleh karena kurang asupan makanan saja, karena buah yang kering dan berbiji kecil tersebut hanya terjadi pada buah panenan terakhir. Apalagi buah pada panenan / petik pertama masih berbiji normal dan berair, seperti ciri khas diamond river pada umumnya. Untuk itu hanya sekedar mengambil gambarnya saja saya abaikan.

biji kecil dari lengkeng normal
Namun, beberapa hari lalu tanaman diamond river lainnya yang ditanam di depan rumah ternyata juga memiliki karakteristik demikian. Buahnya relatif agak kecil dari biasanya, namun berdaging kering dan berbiji kecil.
Penasaran karena ingin tahu, sengaja satu dompol buah di bungkus dan agar tidak dipetik anak-anak. Dan setelah agak matang akhirnya hari ini pun satu dompol buah saya panen.

Ternyata sifat daging kering dan biji kecil terdapat pada satu dompol buah tersebut. Dari buah yang dipetik sebelumnya, 95 % memiliki daging kering dan biji kecil sebesar biji kedelai. Dari pengamatan saya hanya beberapa buah yang memiliki daging becek dan biji normal (5 %).

Untuk sementara kesimpulan saya sih, 2 lengkeng diamond river ini mengalami mutasi. Namun untuk menjawab nya kita tunggu buah berikutnya.......
Yang jelas tetep Mak Nyusssss....

 Sebaiknya Anda baca juga : Mengecilkan biji kelengkeng

94 comments:

  1. Luarr biasa pak..semoga memang mutasi. Diberi perlakuan apa pak lengkengnya ?

    ReplyDelete
  2. Semoga juga begitu pak Akhmad.... padahal buah terdahulu tidak demikian. Gak tau 2 tanaman di pot ini tiba2 untuk tahun ini buahnya kering dan berbiji kecil. Seingat saya perlakuan hanya dengan menambahkan Potasium Klorat, dan penyemprotan gibrelin acid. kemarin buka2 artikel ternyata GA juga menjadikan tanaman tidak memiliki biji (maksimal)... mungkin ini penyebabnya pak, tapi masih perlu di coba lagi untuk tanaman lengkeng lainnya

    ReplyDelete
  3. pak saya tertarik dengan artikel ini, di bondowoso alamatnya dimana pak, saya ada keinginan menanam kelengkeng di lahan belakang rumah. Tx

    ReplyDelete
  4. silahkan as Eko kl mau menanam di belakang rumah, gampang kok perawatannya. Saya sudah pindah dari bondowoso mas, th 2006 awal saya sudah keluar dari bondowoso, sekarang ada di malang.

    ReplyDelete
  5. Mampir lagi pak, bisa tau alamatnya di Malang, Kalo liburan ke rumah ortu di Malang mungkin bisa mampir lihat pohon lengkengnya pak herfin.
    Saya sudah cari-cari seputar Bondowoso belum ketemu tempat penjualan bibitnya... mungkin nanti bisa dapat ilmunya dari malang , sekalian bibitnya kalo ada.

    ReplyDelete
  6. iya mas Eko, di bondowoso belum ada yg jualan bibitnya... ini alamat saya di malang..jl telaga warna blok b no 24 a tlogomas malang (depan pom bensin tlogomas ada gang masuk ke arah universitas tribuana tungga dewi).
    silahkan kl mau mampir n liat2.

    ReplyDelete
  7. tempat penjual bibit online di http://acto.anakciremai.com dan cara menanam bibit di http://www.anakciremai.com/search/label/BIBIT%20TANAMAN

    ReplyDelete
  8. dg penambahan sitokinin diamond river bisa berbiji kecil an daging kering

    ReplyDelete
  9. @ Apry : yang jelas perlakuan kemarin cuma dengan menambahkan hormon GA3 secara rutin semenjak calon buah keluar, dan sudah saya lakukan beberapa kali untuk tanaman yg berbeda, hasilnya signifikan..di majalah trubus sudah pernah ulas di edisi desember 2009...
    thanks

    ReplyDelete
  10. mas, tabulampot diamond riverku susah berbuah, muncul bunga rontok semua, usia dah tiga tahun....asal bibit okulasi..please help me

    ReplyDelete
  11. @Joko : diamond di pot lebih bisa berbuah serempak dari pada di tanah lho sebenarnya (walaupun pertumbuhan sosok tanaman lebih bagus di tanah), karena pengkondisian lingkungannya lebih mudah di pot. bunga rontok dan tidak jadi buah lebih banyak dikarenakan guyuran hujan saat bunga mekar. kl itu tidak terjadi, coba tambahkan pupuk P dan K yang lebih dominan dari N, trus berikan unsur mikro juga spt MgO, Ca, fe dll yang banyak tersedia di pasaran saat bakal bunga bermunculan. semoga berhasil

    ReplyDelete
  12. Mas, Mau tanya.. Saya beli Bibit lengkeng diamond river di Pameran Flora Flori di Tangerang.. Umur Tanaman 1,5 tahun sejak tanam dan ditanam di Drum besar.. sampai saat ini belum berbuah.. apa masih mungkin berbuah ? Bagaimana caranya ? Maksih mas

    ReplyDelete
  13. @Huma : untuk diamond River dia gampang sekali berbuah di dataran rendah, coba lakukan pemangkasan utk membentuk tajuk, setelah itu perhatikan kl daun sudah tidak membawa pupus muda, lakukan stress air (tidak disiram 1-2 hari), siapkan pupuk dgn kandungan P dan K yang tinggi, trus kocor dgn larutan pupuk tadi (3 sendok makan dalam 3-5 liter air), dan perhatikan beberapa minggu kemudian...
    good luck (kl sempat bisa di emailkan foto tanamannya ke email saya)

    ReplyDelete
  14. agus kroya cilacap14 Mar 2011, 22:33:00

    Mas Hervin, srangga apa yg berbahaya bagi tanaman klengkeng yg sdng berbunga

    ReplyDelete
  15. @Agus Kroya : setahu saya sih ulat mas, dia akan menyerang dan menggerogoti bakal bunga yang belum mekar. kl untuk bunga yang sedang mekar, serangga yang merugikan masih seputar ulat dan belalang.

    ReplyDelete
  16. agus kroya cilacap17 Mar 2011, 16:02:00

    Mas Hervin, tanya lg nih. klengkeng sy lg berbuah msih sebesar biji kedelai, saya liat ga ada ulatnya, tp kok pangkal batangnya coklat,trus buahnya pd rontok, kenapa ya Mas? sbg info..waktu bunga baru muncul tak tanaman tak kasih NPK..apa ini penyebabnya ya Mas?...matur nuwun sebelumnya...oh ya salam buat keluarga Mas..

    ReplyDelete
  17. @Agus Kroya : kayak nya gitu mas, mungkin juga karena dia over dosis pupuk menyebabkan tanaman agak keracunan. hal lain bisa disebabkan jika tanaman terlalu kering / telat siram saat buah pentil.
    salam kembali dari malang

    ReplyDelete
  18. agus kroya cilacap19 Mar 2011, 22:41:00

    Mohon maaf nih Mas Hervin, aku minta pencerahan lg Mas,....denger2 klengkeng diamond river buah masaknya berair..jika bener bgt,bisa disulap jadi kering gak mas? kalo bisa gemana cara menyulapnya?
    matur nuwun Mas.

    ReplyDelete
  19. @Agus : emang buah diamond river pada umumnya berair, di rumah aplikasi GA3 terbukti menjadikan daging kering dan beberapa biji kecil seperti foto diatas....

    ReplyDelete
  20. wulan, cilacap20 Mar 2011, 21:01:00

    waduh maaas..ko klengkeng diamond ku dlm pot yg tlah pentil sebesar jagung tiap hari ada aja yg rontok yah? sedih aku mas,pie iki...padahal udah sy banggakan ke tetangga kiri kanan je....tolong lah mas, padahal ga ada hama apapun termasuk ulat...tanaman aq siram 2 hr sekali...pie iki pak dokter?

    ReplyDelete
  21. @Wulan : kl rontoknya banyak, coba perhatikan frekwuensi penyiraman, pentil akan banyak rontok jika suatu saat tanaman telat air / kering....
    jika itu sudah terpenuhi dan masih rontok, coba berikan pupuk NPK yang mengandung unsur MIKRO lengkap, terutama MgO dkk....

    ReplyDelete
  22. Mas hervin,

    Mohon penjelasan pemakaian giberelin , dosisnys, frekeunsi, yang disemprot apakah buahnya saja ataukah juga daun. Saya punya sebatang lengkeng yg ditanam di tanah,ditanam sekitar 2,5 thn yl, tidak tahu jenis apa, saat ini berbuah utk pertama kalinya, buahnya berair dan dagingnya tipis.

    Kalau saya tanam jenis kristal di daerah ketinggian sekitar 300 m dpl cocok tidak. Apakah perlu dirangsang potasium khlorat ? Terima kasih terlebih dahulu.

    Salam,
    Ikhdan
    Padang

    ReplyDelete
  23. @Ikhdan di padang
    paling efektif jika GA3 di aplikasikan saat bunga beranjak mekar, dan saat pentilbuah terbentuk sebesar kacang hijau....penyemprotan sebaiknya dikenakan daun (bagian bawah) dan buahnya langsung... ataupun kl malas, bisa dikocorkan ke sekitar perakaran....

    kalau itu memang jenis asli kristal (bukan kristalin lho), kayaknya dia perlu perlakuan P khlorat mas

    ReplyDelete
  24. Mas hervin, apa beda jenis kristal dan kristalin? Saya pernah tanya di salah satu toko Trubus di Jkt katanya sama.

    ReplyDelete
  25. sring penjual menyebut kristalin dgn sebutan kristal....namun dari ciri fisik dapat dikenali keduanya dari bentuk daun. jenis kristalin memiliki daun yang agak kecil dgn ujung runcing serta warna yang kurang hijau tua, kl kristal ukuran daun lebih besar (bisa sampai 2-3 kali) dari kristalin (hampir sebesar daun itoh) dgn warna hijau yg lebih tua. buah keduanya juga beda, kristalin cenderung berair dgn daging tipis, kl kristal sebaliknya....(ini ciri2 dasar)

    ReplyDelete
  26. agus kroya Cilacap10 Apr 2011, 10:22:00

    Mas Hervin...gemana agar tanaman klengkeng tiap pucuk berbunga semua..apa betul kulit telur yg di taruh di pangkal pohon bisa merangsang klengkeng berbunga? makasih Mas..

    ReplyDelete
  27. @agus kroya : sekarang sudah banyak beredah Lengkeng Booster yang mampu membungakan lengkeng secara serentak bahkan utk tanaman yg tidak pernah berbuah sekalipun. tapi ingat, untuk jenis spt diamond, kristalin, puangray, pingpong dkk (varietas dataran rendah), dosisnya sangat kecil sekali.....
    kulit telur kl dihancurkan memang menjadi sumber unsur kalsium....tapi kl cuma di taruh aja juga gak akan ngefek he he he

    ReplyDelete
  28. mas hervin, diamond river saya sdh 2 tahun belum berbuah juga. gimana ya..

    ReplyDelete
  29. @aries : ditanam dimana mas ??
    coba pemupukan di perhaatikan, trus dia juga harus kena sinar matahari full.
    kl tanaman sudah sehat, tunggu hingga pupus muda nya tidak ada, lakukan stress air 1-2 hari (tergantung keadaan cuaca), setelah itu kocor dgn air yang sudah diberi pupuk PK tinggi....
    kl sempat bisa di emailkan aja foto tanamannya

    ReplyDelete
  30. saya tanam dipot mas, kena sinar matahari full. sudah saya kasih NPK, juga pernah saya coba semprot dengan patrol dg dosis 3 tetes/liter air 3 hari sekali sampe 3 kali. yang ke empat kali saya lakukan stress air. saya kocor dengan patrol dengan dosis 15 tetes/5 ltr air.saya tgu sampe sekarang hasilnya nihil mas.

    ReplyDelete
  31. @aries : ditanam di pot harusnya cepat / mudah berbuah...tapi dari keterangan anda saya curiga aplikasi patrol ini. kalau bener si patrol berbahan aktif paclobutrazol, menurut saya pribadi ini kurang tepat mas. apalagi sampe di kocorkan segala. diamond river di pot cukup dengan stress air dan pemupukan PK tinggi udah mudah berbuah.,...sekali lagi kl si patrol berbahan paclobutrazol sebaiknya di hentikan aja

    ReplyDelete
  32. saya Eko di Pekalongan
    mohon petunjuk Pak!
    lengkeng dataran rendah yang paling bagus menurut bapak apa yah? tentu yang ga usah di boster.
    saya dah nanam itoh tapi dah 6 tahun baru kembang sekarang itupun atas petunjuk Bapak untuk menggunakan LB. aku kocor 3 kali dg interval 1 minggu. TERIMAKASIH ya Pak. mudah2-an bunganya gak pada rontok.
    oh ya. untuk sampai panen butuh berapa lama dari pertama bunga muncul?

    ReplyDelete
  33. @Eko,lengkeng dataran rendah hampir semua tidak perlu booster, spt pingpong, diamond river, kristalin, puangrai dan aroma durian. dari semua itu masing2 memiliki kelebihan dan kekurangan masing2. DR misalnya, dia jumlah dompolan lebih banyak dari pingpong, tapi daging dr becek (berair) tidak spt pingpong yang dagingnya kering. jd menurut saya itu tergantung selera aja mas,,,,

    saat bunga muncul hingga panen, sepengamatan saya di rumah utk itoh perlu 5-5,5 bulan mas...

    ReplyDelete
  34. Pak Herfin saya punya Diamond R. 4 dirumah sya tanam ditanah belum pernah berbuah. Pupuk2 yg ada dipasaran contohnya apa saja pak. karena saya masih awam shngga bingung dengan misal dikasih pupuk dg kndungan P tinggi atau yg lainnya. Terima kasih

    ReplyDelete
  35. @ memang selama ini beberapa dari pengamatan dan pengalaman saya, diamond river yang di tanam di tanah lebih ke arah pertumbuhan daun dan rantingnya, alias agak susah untuk berbuah. kondisi tanah yang lembab (selalu basah) cenderung membuat tanaman membentuk cabang dan daun. solusinya lakukan puasa air / stress air pada tanaman, berikan pupuk P K tinggi (semisal mkp ato amazing grow pembuahan), setelah beberapa hari kemudian.

    jika masih belum berbunga juga, bisa diaplikasikan lengkeng booster dgn dosis tertentu (1/4 sd 1/8) dari dosis itoh

    ReplyDelete
  36. Pak herfin apakah mutasi tersebut pengaruh dari pemberian hormon seperti auksin, sitokinin, dan giberilin? Dimana bisa mendapatkan bahan2 tersebut? terima kasih

    ReplyDelete
  37. @ dari kasus diatas (september 2009) setelah melakukan pengamatan berkali2 hingga saat ini, ternyata pengaruh daging kering dan kecil biji pada DR akibat efek dari pemberian hormon auksin dan giberelin (saya cuma gunakan giberelin acid). Terbukti pada buah beriktnya yang tidak saya beri GA dalam pohon yg sama, buah kembali berair dan berbiji normal. jadi itu bukan MUTASI,hanya efek dari hormon tsb.
    GA anda bisa dapat di toko2 pertanian, tapi kl kesulitan saya ada beberapa stock GA tablet.
    email saja..

    ReplyDelete
  38. lengkeng Diamond river memang memiliki ciri buah kering namun juicy. Berbiji sedang dan rasanya manis.

    ReplyDelete
  39. @kebunraja : Diamond River memang benar sekali rasanya manis, tapi sudah menjadi rahasia umum bahwa dia BERDAGING BASAH / BECEK....
    pemberian GA3 terbukti mampu menjadikan daging kering spt tulisan diatas....

    salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas hervin mau tanya beda kelengkeng diamond river sama matalada apa ya...lagi nyoba tanaman buah dalam pot ini....terima kasih.

      Delete
    2. diamond river sangat mudah berbuah dan cocok ditanam di pot, sayang daging buahnya becek berair. kalau mata lada daging keset kulit buah putih, dan biji kebanyakan kecil, cocok juga di tanam di pot. untuk dompolan buah msh dibawah diamond river jika di pot. masing2 ada plus minus...

      Delete
  40. salam kenal mas.
    saya andi.. mo tanay mas yg dimaksud dengan tunas air apa, katanya harus dipangkas ya?? sya punya kelengkeng tanam di tanah rimbun banget banyak cabang kecilx yg tumbuh dsekitar btang apa perlu dipangkas ya mas..

    ReplyDelete
  41. @Andi : tunas air merupakan tunas baru yang muncul pada cabang2 utama (biasanya tidak terkena sinar matahari langsung). Tunas ini pada intinya bersifat kurang efektif, so baiknya harus di buang saja....

    ReplyDelete
  42. salam kenal mas hervin...
    saya pemula yg ingin tanam kelengeng (diamond river,aroma durian, kristalin, pingpong, itoh) dalam pot..
    pot apa yang sebaiknya saya gunakan beserta ukurannya?
    media tanam apa yang harus disediakan?
    bagaimana perawatan selanjutnya agar cepat berbuah?
    terima kasih mas hervin

    best regards,


    _danz_

    ReplyDelete
  43. @danz : pot yang digunakan sebaiknya proporsional dulu dengan besarnya bibit tanaman mas, maksud saya, kurang bagus menanam bibit yg masih kecil (masih sebesar batang rokok mild misalnya) pada pot diameter 60 cm misalnya....dia akan lebih bagus bila di tanam dng pot diamete 30 atau 40 cm dulu
    media bisa diberikan campuran pupuk kandang matang, tanah dan sekam dgn perbandingan 1:1:1 misalnya, namun perbandingan tsb tidak baku, artinya bisa diotak-atik, yang penting media akan bersifat porous dan tidak padat.....
    pemangkasan dan pemupukan intensif akan mempercepat berbuah.....selain tentu saja tergantung kondisi bibit di atas pada saat tanam

    salam

    ReplyDelete
  44. salam horti,..
    mas hervin,.. saya perna lihat tanaman lengkeng didaerah blitar, dg tinggi -/+ 2 meter,.. sepertinya hasil cabutan, yg kemudian bagian akarnya dikemas dengan karung plastik,. dijual dengan harga Rp.200.000,-,.. apa mungkin bisa hidup ya mas,... bunganya banyak sekali mas,... mohon penjelasa mas,..

    ReplyDelete
  45. @anonymous : selama teknik pencabutannya bagus (akar tidak putus misalnya) kemungkinan hidup tetap besar, jika pencabutan (penggalian) kurang bagus, biasanya tanaman akan keliatan stress (daun layu, bunga rontok dll) dalam kurun waktu 2-4 hari pasca cabut....

    ReplyDelete
  46. (Herdy)
    Mas Hervin,.. saat ini saya memiliki tanaman lengkeng sebanyak 10 buah dari berbagai jenis (RD,PP,AD,AD Pucuk Merah),.. saya ambil dari berbagai teknik,. Sambung Pucuk,& Okulasi serta tanaman lengkeng yang sudah tua (hasil cabutan), smuanya saya bikin tambulampot,. dg campuran media 1:1:1 (bokashi,sekam bakar,pasir),.. menggunakan sistem pemupukan majemuk, dengan mengutamakan NPK diatas 16%,,.. penyiraman 1 hari 2 kali (pagi seblum matahari terbit dan malam hari, pemindahan sudah 1 bulan ke dalam pot. perkembangan selanjutnya cukup menajubkan, dalam kurum waktu 3 minggu,. sudah dimulai tumbuhnya pucuk tunas dan percabangan pada cabang primier,... (1). Selanjutnya apa yg perlu saya lakukan,... (2). mana yg lebih bagus smabung pucuk, okulasi(mohon petunjuk),...

    ReplyDelete
  47. @Herdy : wah siip, komposisi media, teknik pemupukan dan penyiraman dan mungkin juga lokasi tanaman yang full sun rupanya cocok banget untuk pertumbuhan lengkeng anda.
    1.yang perlu dilakukan adalah, jika memang tanaman sudah siap berbuah tinggal nunggu fase generatifnya aja, dan perubahan komposisi pupuk dgn P dan K yang dominan, atau kl tanaman masih imut, bisa dilakukan 'rencana' pembentukan tajuk agar tanaman rimbun, bisa di lakukan pemangkasan untuk tujuan ini pada saat yg tepat (ini yg lebih sy rekomendasikan)
    2, mana yg lebih bagus....kayaknya bisa di cek di http://ayoberkebun-hervin.blogspot.com/2010/02/memilih-bibit-lengkeng-i.html

    ReplyDelete
  48. (herdy): Ok,..trims penjelasannya Mas Hervin,.
    betul apa yang disampaikan mas hervin,.. karena lokasi saya di P.Madura (Sumenep) suhunya rata-rata 32-33C,.. sangat memungkinkan asupan energi matahari yg sangat maksimal,..untuk tanaman lengkeng, shg proses pembentukan tunas/tajuk sangat cpt sekali, hny dlm kurun waktu 3 minggu.

    Kalo ada kesempatan, maen2 ke Sumenep,.. sekalian wisata religi dan kuliner,.... He,.2.. salam horti,....

    ReplyDelete
  49. @herfy: beberapa waktu lalu kebetulan saya ke Pamekasan, sekiranya Pamekasan Sumenep dekat Insya Allah next time bisa mampir

    ReplyDelete
  50. Mas Hervin, saya punya Dimond River di halaman rumah di Depok, Tapi buahnya jarang, dagingnya berair dan lengket dengan bijinya yg besar. bagaimana supaya berbuah kering dan biji kecil ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. @anonymous : salah satu ciri Diamond River adalah daging berair mas, biji besar kayaknya masih relatif. artinya meskipun buah masih muda (baca=berdaging tipis dan kulit masih hijau)namun sudah bisa dinikmati dan manis, lain kali coba panen pas buah berukuran normal dan berkulit coklat. untu mengurangi kadar air (becek) anda bisa semprotkan GA3 pada saat buah pentil terbentuk hingga seukuran kelereng (3-4 kali aplikasi).
      untuk buah yg jarang, coba perhatikan pemupukannya....

      Delete
  51. Mas Hervin,tnman lengkeng saya dlm pot sdh 2bln kok tunas gak tmbh-tmbh ya,mhn pncrhanya trima ksh

    ReplyDelete
    Replies
    1. pada musim hujan gini harusnya tunas banyak yang tumbuh lho, tapi coba perhatikan 3 hal berikut :
      1. kondisi media tanam (jika sudah mengeras bisa di bongkar diganti campuran tanah, sekam arang dan pupuk kandang)
      2. pemupukan, jika jarang2 di pupuk atau bahkan sama sekali tidak di pupuk untuk keluar tunas biasanya lambat sekali
      3. pemangkasan, jika kondisi tanaman sehat, pemangkasan ranting2 dan cabang bekas tandan buah juga membantu pembentukan tunas baru...

      Delete
  52. Klo media tanam udah mas,,,cmpuran tnh,sekam tapi cmpuran skam kring dan bsh,dan pupuk kndang,,emang jarang dipupuk sih mas,,,pupuknya pupuk apa ya mas klo pupuk cmpuran tlng prbandinganya untuk satu pot itu berapa,tlng pnjlasanya yg detail ya mas soalnya sya msh awam,kena sinar mthari sehari 4jam apa pngaruh ya mas,,,Trima Ksih Mas atas infonya

    ReplyDelete
    Replies
    1. panas 4 jam sebenarnya masih diambang cukup,
      pemupukan kl pake AG saya biasa gunakan dosis 5 gram per liter (1 sendok makan sekitar 15 gram) dan disiramkan ke tanaman interval 7-10 hari sekali, 1 pot kurang lebih 1 liter air sekali pupuk..

      Delete
  53. Kan bibitnya okulasi,,,plastiknya apa prlu dilepas soalnya btang bwah membesar/menonjol dan pupuk ini apa bsa diaplikasikan untuk tnman buah yg lain sperti jambu klutuk tanpa biji??trima ksh

    ReplyDelete
  54. kalau bibit emang dari okulasi, biasanya ikatan plastik sudah dibunga/tidakada saat di lepas dari pembibitan(siap jual), kl yang masih tersisa plastiknya biasanya bibit dari sambung pucuk, sambung susu, tapi kalaupun masih ada, plastik sebaiknya dibuang biar tidak mencekik batang tanaman... pupuk yang saya maksud bisa dipakai pada tanaman buah dan tanaman sejenisnya

    ReplyDelete
  55. pupuk AG saya nanya ditoko gak ada yang tau mas,,nama pasaran pupuk AG apa mas,,mlh saya disarankan pakai pupuk NPK yang sudah dicmpur,,klo pakai pupuk NPK dosisnya brapa per phn dan mslh smbunganya klo plastiknya dilps kaya mau lepas ada retak2 itu gmn mas???

    ReplyDelete
    Replies
    1. pupuk AG (amazing grow) sementara memang pemasaran lewat online saja....
      coba kunjungi web nya aja yg ada di bagian kanan blog ini

      Delete
  56. pak mau tanya daerah situbondo cocok enggak tanam klengkeng , saya kwatir gak berbuah makasih pak atas informasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. di situbondo bisa kok....asal tanah tidak tandus dan tidak telat air

      Delete
  57. Salam kenal...
    Saya Slamet dari Kalimantan Selatan.
    Pak Hervin, saya sedang galau nich ceritanya.
    Saya mau nanam lengkeng diamond river, tapi kata beberapa sumber buahnya basah dan termasuk dalam kualitas yang kurang baik.
    Saya ada ditawari itoh, tapi saya ragu, katanya itoh itu pembuahannya harus dengan camput tangan kita, tidak bisa alami, harus ada penanganan dan nutrisi khusus. mohon panjelasannya.
    Kira-kira kalo dipaksakan menanam diamond river bagaimana hasilnya. dan bila ditanami itoh bagaimana pula hasilnya.
    Luas lahan kurang lebih setengah he

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mas Slam : he he he tidak usah galau mas..
      memang benar kl diamond river buahnya meskipun manis, dompolan oke dan tanpa perlakuan ribet untuk berbuah, namun kualitas buahnya becek dan berair, selain itu dia juga mudah patah dahannya. kalau saya lebih rekomended DR ini di tanam di pot buat hiasan taman dll... untuk menyiasati buah becek bisa perlakuan spt ulasan diatas.

      kalau jenis itoh, pembuahannya harus di induksi dengan lengkeng booster. namun kualitas buah itoh selain dompolan oke, buah manis spt diamond, dia berdaging kering alias tidak becek, dahan ulet tidak mudah patah dan cocok untuk skala kebun luas....

      nah sekarang tinggal keputusan anda untuk menentukan

      Delete
  58. Wah wah wah, makin bingung aja nih Pak Hervin...

    Saya kan masih pemula, keraguan saya adalah apakah kira-kira saya mampu dan bisa untuk membuahkan Itoh, sedangkan untuk membuahkan pohonnya harus dengan penanganan khusus termasuk denga induksi LB.
    Kalo boleh tau cara melakukan induksi dengan LB pada Itoh itu bagaimana, apa untuk pemula seperti saya memungkinkan untuk bisa melakukannya?
    Apakah sesulit yang saya bayangkan...?
    Terima kasih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Mas Slam : tidak usah bingung mas, semua bisa dipelajari kok
      saya juga dulu pernah jadi pemula, tapi pantang menyerah....
      untuk membuahkan Itoh yang harus di induksi LB sudah ada panduannya kok, jadi siapa saja bisa. Yang perlu di perhatikan dosis nya, dan sebagai tolak ukur dosis adalah Besar/Kecilnya tanaman yang mau di booster....

      Delete
  59. Mas Hervin,saya punya DR ditanam di tanah kira2 sdh 6 th, pada buah 1 dan ke2 bisa dinikmati sampai panen, tp pada saat berbuah yg ke 3 setelah buah mulai besar rontok satu per satu sampai habis, sekarang sedang berbuah lagi dan gak serempak, tanda2 rontok buah yg mulai menua sdh ada..sebelum berbunga1bln sekali saya kasih pupuk GUANO granul dibenamkan, terus 3 bulan sekali dikasih KNO 3,pohon sekarang sdh rimbun jd sinar matahari gak nembus ke bagian batang bawah, kenapa ya mas...mau ditebang sayang..gimana caranya supaya buahnya bisa sampai panen? Lokasi di bandung, matur suwun atas penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ibu yuli : DR senang sekali cahaaya matahari bu, coba lakukan pemangkasan pada cabang (terutama di tengah) yang tidak produktif, agar cahaya matahari bisa masuk dan mengurangi kelembaban. bila perlu pemangkasan ekstrim dilakukan, jangan takut, setelah pemangkasan ekstrim malah tajuk semakin rimbun dan cakep. berikutnya lakukan pemeliharaan (pupuk dll) seperti yang sudah dilakukan.
      Buah rontok bisa berbagai faktor, spt kekurangan unsur K dan Ca atau bahkan telat siram (kekeringan ekstrim)...

      Delete
  60. Trimakasih mas Herwin, kalau kekeringan sih rasanya enggak..mungkin jg kekurangan spt yg disebut,
    Kalau pemangkasan ekstrim itu sekaligus atau bertahap, setelah itu berapa lama lagi mau berbuah, kan seperti tanaman baru lagi dengan tunas yg baru

    ReplyDelete
    Replies
    1. @ibu yuli : pemangkasan ekstrim saya biasa lakukan sekaligus. setelah muncul tunas baru yang lebih rimbun baru ditunggu untuk fase generatif lagi. memang semua perlu proses Bu, tapi hasilnya lebih bagus

      Delete
  61. salam kenal mas Hervin,,saya mau nanya nih. saya punya tanaman kelengkeng DR umur 4 tahun, kemarin saya pupuk pakai booster cuma kenapa ya kok ga mau serempak tumbuh bunganya? selain itu saat pentil saya kasih gibrelic acid (GA) dengan cara dikocor kok bijinya masih besar juga. termikasih dan mohon saran dari mas Hervin. dari Adi Waluyo, Purbalingga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Adi W : salam kenal kembali
      untuk DR sebenarnya dia tidak perlu booster untuk membuahkan, terlebih dia di tanam di Pot.
      Untuk yg ditanam di tanah, beberapa waktu lalu saya amati beberapa pohon di rumah, jika dia sudah menginjak umur beberapa tahun (3-4) dia akan cenderung ke arah vegetatif (pembentukan cabang dan daun). salah satu triknya bisa dilakukan pengeratan (pengikatan) batang di dekat tanah, stress air dan pemberian pupuk PK tinggi.
      tentang pemberian GA3 untuk mengecilkan biji, barusan saya ulas di tulisan terbaru....
      selamat mencoba

      Delete
  62. Mas bisa d uplod gak penampakan GA..
    Atau kalo mau beli GA d toko pertanian bilang ap sama penjaga tokonya....
    Saya punya DR tp bijinya besar dan daging buahnya berair...
    Posisi di palembang sumsel...
    Mohon bimbinganya mas...

    ReplyDelete
  63. Siang P Hervin. Sy beli bibit lengkeng Kristal 2 ditmpt bpk, harga 100rb, 1 bln yg lalu. Sy pindah ke tnh, skrg sudah tumbuh tunas baru. mau sy ksih AG berimbang, kalo pake sendok makan, brp takarannya. Untk kristal 2 usia brp thn bs diberi LB pak. Minta alamat emailnya p Hervin. Trims. Toni

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Toni : utk AG Berimbang 1 sendok makan kurang lebih 10 gram. Perlakuan booster sebaiknya jika tanaman sudah cukup rimbun dan sehat.

      Delete
  64. slm kenal mas hervin sy hari di kalbar, sy mau nanya, sy punya DR berumur 3 th sdh brbuah 2kali dn pd buah yg ke 2 ini sy aplikasikan penyemprotan dg GA3 dn pupuk Hantu dg harapan supaya buah DR sy berdaging tebal dn kering tp kenyataan nya DR sy mash berbuah dg daging tipis dn berair, mohon penjelasan mas hervin ttg DR sy ini atas infony du ucapkn thanx.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @hari slamet : coba aplikasikan dengan GA3 saja, mungkin timing / waktu aplikasi kurang tepat yang telah anda lakukan. coba di musim buah berikutnya aplikasi semprot Ga3 pada saat :
      1. buah seukuran kacang hijau,
      2. buah seukuran kedelai,
      3. pada saat buah seukuran biji kacang tanah.
      jadi 3 kali aplikasi, jika saat semprot ada sisa nya bisa dikocorkan ke perakaran

      selamat mencoba

      Delete
  65. maaf mas numpang nnya ..knapa ya klengkeng saya koq daging buahnya tipis..bijinya malah gede??mohoh bantuannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Roy Hg : mungkin dari jenisnya mas... pingpong cenderung biji besar, demikian juga dgn jenis puangray, kristalin, daging cenderung tipis namun rasa manis

      Delete
  66. Mas kok sudah saya aplikasikan tetapi hasilnya biji masih besar...
    Sudah 4 kali saya semprotkan tetapi biji tetap besar..
    Lengkeng saya jenis DR d tanam d plembang...
    Mohon bntuanya mas..
    Terimakasih......

    ReplyDelete
    Replies
    1. @febry surya : saat aplikasi apakah sesuai tahapan nya mas (dari ukuran buah kecil ke besar), trus dosis yang di pakai mungkin kurang atau lebih ditingkatkan.
      cara lain bisa dikocorkan (sisa dari larutan yg di semprotkan)
      oh ya jika ada sisa larutan sebaiknya jgn di simpan dan dipakai di tahap berikutnya, mending di siramkan di perakaran dia aja gak masalah. percobaan tanaman di pot (diamond river) dgn teknik kocor aja sudah signifikan hasilnya.

      Delete
  67. numpang tanyak menyediakan bibit kelengkengnya ndak?

    ReplyDelete
  68. Mas Hervin, apakah benar kelengkeng jenis puangrai lebih bagus kualitasnya daripada jenis pimpong dan DR? Kira-kira utk produktifitasnya bagaimana mas kalau untuk tabulampot? Terimaksih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Annisah Nur : kelebihan dari puangrai dengan diamond bisa saya simpulkan bahwa puangrai lebih memiliki batang yang kokoh dan tidak mudah patah seperti diamond. Jika di banding pingpong, dompolan juga lebih bagus dari pingpong. dompolan puangray vs DR relatif sama (semua tergantung perawatan dan pemupukan). kalau dari segi kualitas buah, puangrai vs DR masih sama2 berair alias becek, ukuran buah relatif sama alias 11-12

      Delete
  69. Sebelumnya terimksih kpd mas hervin atas jawabannya yg sgt memuaskan, sy msh mau nanya lg nih mas,smoga mas nya ndak bosan..Bagaimana dgn lengkeng jendral mas?apa benar ini sama dengan DR yg berbiji kecil?soalnya sy msh bingung bust nentuin jenis lengkeng yg mau sy jadikan koleksi tabulampot, menurut mas Hervin sendiri kira2 jenis mana yg paling baik? Karena sy pengen yg produktif, biji relatif kecil dan tanpa booster. Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Annisah : Lengkeng jendral memang ada mbak, terserah orang mau kasih nama apa saja he he he.. tapi yang saya punya dari 2 sumber yang berbeda, plus ditambah koleksi teman saya yang belinya juga mahal... ternyata kualitas buah dan karakternya persis DR he he he .... rekomendasi saya utk di pot dan tanpa booster coba aja lengkeng Aroma durian yang bijinya kecil (sering di sebut matalada), berikutnya DR (bisa dimodif dgn aplikasi GA3)

      selamat mencoba

      Delete
  70. om alamat ada di mana ya?
    saya cari bibitan kelengkeng sama obat buat pohon durian

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Joyo Kusumos : ada di jl telaga warna blok b no 24 a
      samping timur UNITRI

      Delete
  71. Selamat pagi mas..saya tertarik untuk budidaya lengkeng n sudah lama cari varietas yang tepat..setelah baca artikel mas hervin ne bagus jga.. jd bagaimana mas dengan bibit apakah mas sediain yang diamond river tu?
    tlg rincian harga n besaran bibit nbrp thn berbuah n ongkos kirim. saya berada di bengkulu -0 sumatera.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat pagi,
      ini tulisan tahun 2009 lalu, coba cek / baca lagi sampai akhir.
      ternyata biji kecil dan kering ini bisa di perlakukan dengan GA 3, jadi untuk varietas diamond river berbuah kering dan berbiji kecil ini menurut saya cuma rekayasa saja.....

      Delete
  72. Mas Hervin.....saya punya Diamond River dan Puangray yg saya tanam dalam polibek. Saya melihat tunasnya muncul banyak diketiak daun, pucuk dll tetapi sgt lambat pertumbuhannya. Saya melihat tunas tunas yg muncul warnanya agak coklat dan agak keras. Pupuk apa yg harus saya berikan untuk tiap polibek? Berapa banyak dan berapa bulan sekali? Apakah masih perlu Potassium Klorat? Boleh minta no hp mas? Thanks.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. @rudy medan : coba berikan pupuk NPK yang tinggi N nya saat pertumbuhan, berikan dosis kecil (misal 1 sendok makan dilarutkan ke dalam 10 liter air lalu kocor ke polybag seperti menyiram biasa), ulangi seminggu lagi
      untuk lengkeng jenis tersebut saya rasa tidak perlu pemberian Potassium klorat ...

      Delete

Comment

Powered By Blogger