Kesan Bagus memang jauh terdapat dalam Blog ini. Namun dengan maksud ingin menjadikan sebagi forum tukar pikiran, penuangan ide-ide ataupun kiat-kiat yang berhubungan dengan kegiatan berkebun adalah tujuan utama hadirnya blog ini.....Kritik dan saran sangat saya perlukan sebagai bahan masukan. Akhirnya selamat menikmati & semoga bermanfaat.....

19 Dec 2009

Mencegah Rontok Bunga Srikaya Jumbo

Dipostingan terdahulu telah saya ulas bagaimana cara membuahkan Srikaya Jumbo.
Perontokan daun dan pemangkasan akan memacu keluarnya tunas baru yang akan membawa bakal bunga. Namun masalah timbul setelah calon bunga bermunculan, banyak bunga srikaya mekar, kering dan kemudian rontok, seperti keluhan salah satu rekan dekat saya.
Rasa penasaran yang muncul, membuat saya melakukan percobaan dan pengamatan terhadap salah satu pohon srikaya dalam pot ukuran 60 cm, sekaligus untuk menjawab keluhan rekan tadi.


Bunga muncul setelah perontokan Bunga mekar, kering dan rontok

Penjelasan berikut semoga dapat menjawab keluhan rekan saya, ataupun para pecinta tanaman srikaya :
  • Saat bunga muncul, berikan pupuk NPK dengan kandungan K yang lebih tinggi, dalam hal ini saya memakai pupuk dengan kandungan N 15%, P 10%, K 32%. Saat masa pembuahan pupuk P dan K mutlak diperlukan agar buah terbentuk sempurna.
1 sendok makan untuk 1 pot ukuran 60 cm
  • Gunakan juga pupuk yang mengandung unsur mikro seperti Mn, Zn, Cu, Bo, Fe dll. Kebetulan kandungan unsur mikro ini sudah tersedia pada NPK AG Blue yang saya gunakan.
Perlu pasokan P dan K serta unsur mikro
  • Tak lupa saya berikan juga pupuk tunggal yang hanya mengandung MgO (Mangnesium Oksida) 16 %. Unsur Mg sangat mempengaruhi pembentukan klorofil tanaman, sehingga fotosintesis berjalan optimal. Selain itu Mg juga berfungsi sebagai katalisator penyerapan unsur P dan K
  • Pemberian pupuk diatas bisa ditabur atau dikocorkan kedalam pot setelah dilarutkan kedalam air dengan dosis 1 sendok teh Mg dan 1 sendok makan NPK yg mengandung unsur mikro diatas ke dalam 3-5 liter air. Karena sifatnya yang mudah larut air, pemberian pupuk ke tanaman bisa ditaburkan juga, setelah itu baru di siram air.
taburkan pupuk, setelah itu siram dengan air
  • Ulangi aplikasi 2 minggu kemudian dengan dosis yang sama
Dengan perlakuan seperti diatas, buah pentil dalam pot ukuran 60 cm muncul sekitar 50 buah.

Kerontokan bunga bisa diatasi, shg jadi pentil buah

dalam satu ketiak daun bisa bertahan 2 pentil, lakukan penjarangan dan seleksi buah

Lakukan seleksi dan penjarangan terhadap buah, buang pentil yang tidak normal, pertahan kan buah pentil yang berada pada batang yang lebih besar dan berbentuk normal.

hasil penjarangan tahap 1

Jangan lupa bungkus sedini mungkin buah pentil agar terhindar dari serangan ulat.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat !

29 comments:

  1. Thx u mas....mdh3an srikaya aq bisa berbuah n bunganya gak rontok lagi...

    ReplyDelete
  2. Terima kasih mas. Sesuai dengan permasalahan yang saya hadapi saat ini. Artikel yang bagus, sukses selalu ya.

    ReplyDelete
  3. wah banyak bener buahnya mas, luar biasa. Btw, pohonnya dah segede apa ya ?

    ReplyDelete
  4. sama-sama mas..... semoga tidak rontok lagi...

    terima kasih juga Mas Rudy....itu buah harus saya jarangi dulu, soalnya pohon cuma sebesar jempol kaki (liat di foto pas naburin pupuk)....

    ReplyDelete
  5. saya mau coba nih. udah berkali2 keluar bunganya tapi rontok melulu.
    Mudah2an dengan cara ini berhasil. Terimakasih infonya yaaa

    ReplyDelete
  6. yulisa : semoga berhasil.....

    ReplyDelete
  7. Om Hervin, saya Ery.. (sabun2004 dari forum tanaman).. thanks bgt tentang ulasan pohon srikaya nya.. ada rencana mo bikin tambulampot srikaya dan delima..

    ReplyDelete
  8. Ery : sama-sama bro... semoga berhasil...kl ada masalah dll pm aja he he he

    ReplyDelete
  9. Siang mas, moga kabar baik..
    Rencana pangkas2 daun srijum yg dulu belum terlaksana krn asik ngamati dahan muntirnya dan kesibukan lain. Akhirnya malah sy tunda krn hari2 skrg si srijum mulai bnyak bunga lg dan besar2. Sebagian masih juga terlihat mengering dan rontok. Tritmen yg sudah per 2 mgu adalah 3 sdm NPK-15-10-32 plus mikro, 3 sdt Mgo-16. Selain itu pada aplik yg trakhir sy tambah dgn 3 sdt Instant CaO-15.5-0-0-26.5.
    Sekedar apdit saja, mungkin ada advis ubah dosis. Thanks,
    /LENQkenq

    ReplyDelete
  10. siang juga Pak... wah ternyata dah berbunga ya tanpa pemangkasan...hemmm tingkat kerontokan / kering bunga berapa % ya ? coba aplikasikan tiap minggu aja pak, dgn dosis 1/2 dari yg diterapkan hingga pentil buah terbentuk.
    trus kl masih rontok juga coba perhatikan : adakah serangga / lebah dkk yang membantu penyerbukan ??
    ini ternyata juga sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan pembentukan bakal buah...
    teknik pemotongan separo terhadap bunga yg masih kuncup (teknik bp edy susanto tebuwulung nursery) juga bisa diterapkan.

    ReplyDelete
  11. eh kelupaan... kl kita dah kasih npk spt diatas, trus ditambahkan caO kl dihitung2 kebanyakan unsur N nya, yang mana N berlebihan kurang bagus di saat tanaman dalam fase Generatif (pembuahan)... so mungkin alternatif nya kasih caO tapi npk nya diganti MKP saja yang kandungannya cuma P dan K.
    ato ca nya diambilkan dari kapur dolomit (yg kandungannya cuma ca dan Mg)...apalagi kl tanaman di tanah, dolomit cocok utk di aplikasikan....tambah bingung ya ....he he

    ReplyDelete
  12. Thanks mas..
    Nah itu dia yang bikin gimeng bin possang, jurus potong separo itu sudah berkali sy aplik sejak belum kenal jurus MgO. Tiap bunga yg sy potong separo sy tandai tangkainya spy mudah dikenali kalau jadi buah. Eh, nggletek sama saja, garing dan rontok semua, hehe.. Jurus lain yg jg pernah adalah kilik2 bunga pake kuas lembut. Mungkin pada wahing semua, hasilnya ya sami rawon..
    Faktor lebah/serangga, kok ndak pernah sy lihat. Coba besok sy amati lagi mas..
    Faktor N dalam CaO itu masuk akal. Oke sy skip saja krn sy jg punya Ca dari Gro***re dgn P-24, Ca-36 plus S,Cu,B,Zn dan Fe. Mg sudah dari MgO, artinya tinggal K yg kurang, bisa dari KCl.
    Oke sy coba pola mingguan mulai hari minggu. Thanks mas, salam..

    ReplyDelete
  13. Wah iya mas, sudah sy amat2in dua kali pagi sy ndak nemu seekor lebah atau serangga lain yang mengunjungi bunga srikaya saya. Beda dengan lengkeng yang sempat saya potret adegan kunjungan lebah item.. Terus kumaha dong..

    ReplyDelete
  14. he he he ni yang jadi pusing.... mgkn bisa di coba gini pak, pasokan pupuk spt yg saya sarankan, potong pucuk bunga sebagian sebelum mekar biar masa mekarnya lebih cepat / lama, agak kurangi daun2 di dalam tajuk supaya hembusan angin masuk, dengan harapan penyerbukan bantuan angin....namun hal ini tentu saja dgn catatan bunga hampir mekar serentak ato tanaman lebih dari 1 dan hidup berdampingan....he he susah ya....soalnya di rumah everything is sae-sae kemawon nih

    ReplyDelete
  15. Selamat bro, wajah baru blog ini oke banget. Tetap banyak ide buat menulis dan sukses selalu..

    ReplyDelete
  16. saya sangat tertarik dengan tabulampot lengkeng tanpa biji.
    bagaimana cara pesan bibit, dan berapa harganya.

    ReplyDelete
  17. mas.... aku kemaren nyari di toko pertanian... kok ga punya npk ag blue... dan mgo ya.... nyarinya dimana ya... ada yang bisa bantu... aku di bogor... thanks before...

    ReplyDelete
  18. coba cek di wib amazing grow saja..http://www.amazinggrow.com/

    ReplyDelete
  19. pak hervin, terima kasih sharingnya, perlu saya coba untuk sarikaya dan jambu sukun merah saya yang suka rontok juga. oh ya...saya suka ngasih pupuk alami seperti pupuk kandang(tai kambing kering), dan daun bambu kering) apa kedua bahan ini mengandung unsur N yang tinggi ?

    Terima kasih.

    ReplyDelete
  20. bisa saya coba nih. thanks ya pak.
    tanaman saya selama ini dikasih pupuk kandang (tai kambing kering) dan daun bambu kering pak, apakah kedua bahan ini mengandung unsur N yang tinggi, bisa ndak tercukupinya unsur yang dibutuhkan untuk proses pembuahan ini dengan pupuk alami tadi.

    ReplyDelete
  21. @syauqi naji : sebenarnya pupuk kandang yang anda berikan bagus sekali untuk media tanam dan pertumbuhan tanaman, tapi sayang unsur yang terkandung di dalamnya masih belum mencukupi utk tanaman diatas.
    kl boleh saya logikakan secara sederhana begini : kalau kita bertujuan untuk memperbaiki struktur tanah / media tanam, pemberian pupuk kandang dan bahan organik lainnya adalah SANGAT TEPAT, tapi jika kita bermaksud memberikan nutrisi untuk tanaman (baik dalam rangka membuahkan maupun memacu pertumbuhan), maka Pupuk Kimia lah yang COCOK....pemberian keduanya secara bijaksana Insya Allah akan menjadikan tanaman tumbuh subur....

    ReplyDelete
  22. mau nambahin . penagalaman saya. pertama kita pangkas semua daun dan ujung tajuk.kedua kasih NPK dengan kadar P Tinggi. ketiga ketika bunga muncul, tunas pada tajuk dipotong lagi supaya nutrisi konsen ke bunga dengan begitu banyak bunga yang setelah mekar jadi bakal buah.ke empat jika bakal buah jadi kasih pupuk lagi NPK dengan Kadar K Tinggi. selamat mencoba ....tips dari kota magetan

    ReplyDelete
  23. maturnuwun Gan... Sangat bermanfaat infonya..

    ReplyDelete
  24. Terima kasih sharingnya pak Hervin..
    saya punya koleksi tanaman tersebut sekitar agustus 2009, skrg sdh 3 th lebih umurnya dan baru menikmati buahnya 3 biji. saya sdh coba semua prosedurnya tp ternyata bunga rontok trus. saya amati ternyata tidak ada hewan yg bantu penyerbukannya. saya akhirnya cari info lg di mbah google, dan dpt cara tuk bantu penyerbukannya. saya sdh terapkan 2 minggu, minggu pertama gagal dan minggu kedua coba trus akhirnya berhasil. dari semua yg dibantu bisa jd bakal buah..
    selamat mencoba tips ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hallo , apa boleh saran nya dibagikan agar kami juga boleh mencoba ? terimakasih

      Silayana

      Delete
  25. top markotop artikelnya

    ReplyDelete
  26. pak semua aplikasi diatas sudah saya terapkan tapi cuma 3 bh saja bunga yang jadi pentil dan menjadi buah mohon sarannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. 3 buah dari berapa bunga ya.... selain faktor diatas keberadaan serangga dalam membantu penyerbukan juga berpengaruh

      Delete

Comment