Pengalaman adalah guru yang paling baik, apalagi bila pengalaman yang kurang menyenangkan.
Lho ?!! Apa hubungannya dengan judul tulisan Mangga Kio Jay ?...Begini ceritanya.
Sosok pohon umur 1 th dari bibit okulasi
Kurang lebih setahun lalu, mampir ke sebuah nursery punya temen di sebuah kota di Jawa Timur, belilah saya satu pohon bibit mangga Kio Jay. Berdasar informasi dan majalah yang pernah saya baca, sosok mangga thailand ini sangat adaptif dan tumbuh subur di negeri ini. Selain itu mangga ini memiliki ukuran yang lumayan jumbo dari mangga jenis lainnya.
Berdasar pengetahuan itu pulalah begitu melihat bibit jenis ini langsung saya bawa pulang dan di tanam di Malang.
Sosok tanaman yang kokoh dan segar membuat rasa penasaran untuk merawat dan memacu ini mangga agar cepat berbuah.
Usaha yang saya lakukan pun berhasil. Dengan 2 pucuk tanaman yang membawa bakal bunga hati terasa senang. Apalagi di saat bunga pada mekar dan beranjak pada buah pentil yang terbentuk.
Satu tangkai berisi 3 buah, kurang bagus
Penasaran dengan mangga idaman ini,
buah pun di seleksi dengan ketat di pohon. Dari 2 tangkai yang muncul buah pentil, 1 tangkai disisakan 1 buah, dan tangkai lainnya di pelihara 3 buah. Sayang pada tangkai yang berisi 1 buah ini, buah rontok sebelum dewasa. Analisa sementara, karena ukuran buah terlalu besar dan pasokan nutrisi kurang seimbang. Hal yang ditakutkan pun terjadi pada tangkai yang berisi 3 buah, 1 buah rontok sebelum beranjak dewasa. Takut terjadi pada 2 buah yang tersisa, dengan berat hati di buanglah 1 buah lainnya dan hanya disisakan 1 buah dalam 1 pohon.
buah pun di seleksi dengan ketat di pohon. Dari 2 tangkai yang muncul buah pentil, 1 tangkai disisakan 1 buah, dan tangkai lainnya di pelihara 3 buah. Sayang pada tangkai yang berisi 1 buah ini, buah rontok sebelum dewasa. Analisa sementara, karena ukuran buah terlalu besar dan pasokan nutrisi kurang seimbang. Hal yang ditakutkan pun terjadi pada tangkai yang berisi 3 buah, 1 buah rontok sebelum beranjak dewasa. Takut terjadi pada 2 buah yang tersisa, dengan berat hati di buanglah 1 buah lainnya dan hanya disisakan 1 buah dalam 1 pohon.
Dari diskusi dengan teman, memang mangga Kio Jay mudah pecah sebelum tanaman beranjak tua. Saat pembesaran buah, memang pasokan nutrisi harus seimbang dengan kebutuhan tanaman, apalagi untuk buah yang satu ini berukuran agak jumbo.
Perubahan kondisi pada tanah yang kering dan basah yang sangat drastis juga jadi pemicu terjadinya pecah buah ini.
inilah sebenarnya saat yang tepat untuk panen
Informasi baik dari majalah maupun rekan2 penghobi tanaman, mangga Kio Jay enak bila di santap diwaktu mengkal. Terbukti saat berkunjung ke seorang kolektor jenis mangga ini, mangga mengkal Kio Jay yang disuguhkan, dengan nikmat saya santap hingga tinggal 1/4 bagian. Tekstur daging yang lembut, dan renyah serta sedikit masam menjadi ciri khasnya.
Ukuran dan berat buah lumayan
Sayang, keingingan untuk memetik sendiri mangga idaman ini dari pohon koleksi kurang berpatokan pada informasi yang telah didapat. Kebiasaan memetik buah yang masak pohon membuat mangga ini ikut pada tradisi tadi.
Apa yang di dapat ?? Ternyata tak selamanya mangga masak pohon selalu enak seperti jenis-jenis mangga lokal kita.
Dengan hati berdebar-debar, saya belahlah mangga Kio Jay yang barusan dipetik dgn kondisi sudah empuk di pohon. Rasa kecewa pun menyelimuti saat melihat sosok belahan mangga ini.
Daging utama yang sudah terlalu masak karena terjadi fermentasi lebih mendominasi pada buah ini.
Hindari panen masak pohon
Rasanya ? Pada daging yang sudah terfermentasi ini, cenderung masam dan lebih beraroma seperti nanas yang sudah terlalu masak. Pada bagian pinggir yang agak keras, rasa mengarah ke sedikit aroma srikaya, campuran antara masam dan sedikit manis, dengan tekstur daging lembut tanpa serat, seolah seperti kita mengunyah daging buah kesemek. Setidaknya itulah pengakuan dari beberapa orang yang ikut mencicipi buah ini.
Bagian ini yang terasa nikmat...
Kesimpulan bulat pun kami dapatkan setelah menikmati buah ini : panen 2 minggu lalu, saat mangga masih agak mengkal, mungkin akan lebih nikmat. Tapi apadaya buah yang dipelihara cuma 1.
Memang... pengalaman adalah guru yang terbaik......
Semoga bermanfaat...

ehem... asik juga tuh pengalamannya
ReplyDeletepengalamannya menarik ^_^
ReplyDeletesemoga aja bisa bermanfaat pengalaman ini ....
ReplyDeletewachhh,, pengalaman yang menarik euw..
ReplyDeletejadi pingin nyoba..
JADI PENGEN
ReplyDeletebapak rumahnya dmn d malang... ak juga malang, pngen tau
ReplyDeleteMangga Kio Jay ini bisa hidup dilahan bergambut ga ya...?
ReplyDeleteboleh berbagai nih, dimana anda beli bibit mangga tersebut??? please replay di iwul_loo@yahoo.com trims
ReplyDeleteenak tuuu...dimana saya bisa mendapatkan bibitnya
ReplyDeleteboleh dicoba ni dimana bisa dapat bibitnya
ReplyDeletekk dmn saya bisa mendapat kan bibit tanaman ini ,kalo boleh tau minta alamat atau nomor tlpn yg bisa dihubungi
ReplyDeleteberapa harga bibitnya? kalau ongkir sampai jakarta berapa?
ReplyDeleteterimakasih
berapa harga bibit pak?skalian ongkir ke sby
ReplyDeleteSalam kenal mas, bibit diatas dari okulasi ya..
ReplyDeleteaku jg ada pnya drmah udah mncul bunganya nah, kira2 spaya gk rontok, selain npk pupuknya apa lagi dong mas.... ditunggu ya pencerahannya
@siska@
@All : bibit sementara masih dalam pembesaran, coba cek 2 minggu lagi...
ReplyDelete@siska@ : salam kenal kembali,
ReplyDeletebetul bibit diatas dari okulasi....untuk mencegah bunga rontok coba berikan pupuk P K tinggi plus mikro lengkap serta MgO saat bunga mulai muncul hingga mekar, kalo masih rontok lagi, pake jurus andalan, semprot dengan tonic yang barusan saya bahas di mencegah rontok bunga lengkeng saat hujan.
wow ada jurus baru lagi ya,, hebat dunk.. trims banget ya mas..@siska@
ReplyDelete@siska@ : he he itu jurus pamungkasnya.....kl semua usaha sudah gagal....
ReplyDeletedimana saya bisa mendapatkan bibit mangga kio jay di daerah jawa timur pak??
ReplyDelete@Eisenheim : lokasi jawa timurnya mana ya....
ReplyDeletekalau di tanam di pot ,genjah ga bro ? apa segenjah cho ka nan ,thanks
ReplyDelete@teddy, dia genjah sih, tapi emang tidak se genjah cho ka nan....
ReplyDeletebapak alamatnya malang mana
ReplyDeletedi jalan telaga warna blok b no 24 a tlogomas malang
ReplyDelete@All : bibit mangga kio jay tinggi sekitar 80-100 cm an udah tersedia....silahkan kirim email jika membutuhkan ...thanks
ReplyDeleteBagaimana cara menanam dan merawat buah dikebun sendiri....dekat rumah atau belakang rumah.....saya ingin menanam buah-buah yang saya sukai supaya..saya bisa menikamtinya.....dengan pohon yang pendek tapi berbuah lebat.....salam kenal.
ReplyDeleteBali Villas, Bali Villa, Bali Property, Bali Prewedding Photography
@Bali Prewedding P : pilih bibit buah yang disukai, lalu tanam di pot aja (tabulampot=tanaman buah dalam pot) mudah kok perawatannya...bisa ditaruh di depan / belakan rumah, yang penting kena sinar matahari saja....
ReplyDeletesalam berkebun
herfin
sy di gresik berminat beli bibit mangga kio jay ... ada no hp or rumah ?
ReplyDeleteBetul sekali...
ReplyDeletesaya dirumah juga menanam mangga tsb. 2 kali panen sebelum buah masah sudah pecah dan rontok. mungkin mangga ini hanya cocok buat peneduh halaman saja karena daunnya yang panjang dan lebar serta teramat lebat....
Anonymous : kirim email aja nanti no hp tak balas di email
ReplyDelete@ Buah pecah dan rontok berarti nutrisi dan perawatan kita kurang bagus, saat ini (buah ke 3 sememenjak tanam) banyak buah yang jadi, tidak pecah dan sedikit sekali yang rontok, tentu saja pemupkan yang saya berikan memadai.
ReplyDeletesayang rasanya kl hanya buat peneduh halama....sebab mangga kio jay ini benar2 produktif
jadi kepingin nanam kio jay..
ReplyDeletebagaimna cara pemesanan bibit nya..
replay ke mel_moeetzzz@yahoo.com
harga untuk 1 bibitnya berapa ya masssss.....
ReplyDelete.....mw coba tanam juga nhe....,
harga update per nov 2011 berkisar 100=150 ribu asal okulasi dng tinggi tanaman 50-100 cm
ReplyDelete