Berapa tinggi tanaman ? Berapa harganya ? Kapan berbuahnya ? Tanaman cuma tinggi 40 cm kok mahal ya ....
Pertanyaan semacam ini mungkin sering kita dengar dalam transaksi jual beli bibit tanaman dalam dunia maya. Jika pembeli dan penjual tidak bisa langsung bertemu, fenomena inilah yang sering terjadi.Sering kali pembeli dan penjual di pasar maya ini berpatokan bahwa semakin tinggi ukuran bibit, semakin mahal harganya. Benarkah demikian ??...
Sebagai gambaran, kita ambil saja contoh untuk bibit lengkeng misalnya. Lengkeng dapat diperbanyak dengan cara okulasi (tempel mata), sambung pucuk (grafting / top enten), sambung susu, cangkok, dan penanaman dari biji. Masing-masing bibit dari cara tadi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Lantas, apa hubungannya dengan pertanyaan "Berapa tinggi tanaman?, Kapan mulai berbuah ?"
Baik, mari kita bahas satu persatu (dalam part I ini kita bahas tentang bibit dari okulasi dan cangkok dahulu)
perbanyakan dengan cara menempelkan mata tunas indukan pada batang bawah lengkeng yang berasal dari biji. Proses okulasi sendiri sampai menjadi bibit memerlukan waktu kurang lebih sekitar 2 hingga 3 bulan untuk mencapai ketinggian 20 cm. Karena batang bawah berasal dari biji, bibit ini memiliki perakaran tunjang yang bagus. Sifat dari bibit jenis ini cenderung ngelacir dan meninggi, tanpa adanya percabangan bila tanpa pemangkasan. Tanaman dari bibit hingga bisa berbuah relatif memerlukan waktu yang relatif lama (2-3 tahun).
bibit cenderung ngelacir ciri bibit dari okulasi
CANGKOK
Hasil cangkokan memiliki perakaran serabut. Proses pembuatan bibit cangkokan sendiri untuk lengkeng memerlukan waktu 1-1,5 bulan untuk turun cangkok. Setelah turun, mengalami proses perompesan daun hingga 90 % dan dikarantina selama kurang lebih 2-3 minggu untuk menumbuhkan tunas baru.
proses cangkok proses setelah turun cangkok
Jika hasil cangkokan diambil dari indukan yang produktif, dalam kurun waktu 6-8 bulan bibit hasil cangkok bisa belajar berbuah. Biasanya hasil bibit dari cangkok ini memiliki tajuk yang sudah bagus, dan tinggi tanaman yang tidak terlalu tinggi (ini juga tergantung perompesan dan pemangkasan saat habis turun cangkok). Ada pula hasil cangkokan yang juga tidak bercabang dan ngelacir jika dia diambil dari batang indukan yang jarang dilakukan pemangkasan (ini yang menurut saya kurang bagus). Hasil cangkok, akan menurunkan sifat yang sama persis seperti indukan.
buat tabulampot ditanam di pekarangan rumah
Sayang, karena sifat perakaran yang serabut ini, bibit hasil cangkok sering kali tidak kuat terkena angin kencang jika di tanam di kebun areal terbuka. Bibit ini sangat recomended jika ditanam sebagai tabulampot atau di pekarangan atau halaman yang tidak bersifat lapang.
Namun semua keputusan tetap terletak ditangan Anda .....

ditunggu sambungannya gan..
ReplyDeletesabar bro... he he he
ReplyDeleteinformasi yg berguna cak herfin,,,thanks
ReplyDeletethanks mas teddy
ReplyDeletealamatnya dmana ya???
ReplyDeletecontek personnya kok gak ada??
Alamat di malang,jl telaga warna blok b no 24a tlogomas
ReplyDeleteCPnya dong.,
ReplyDeleteCP ada di my complet profile mas, ada 3 alamat email di situ, thanks
ReplyDeletethnks bwt infonya neh
ReplyDeleteom,blh minta cara memupuk tanaman.......??
ReplyDeletesalam kenal,mohon bantuannya
ReplyDeletemas, klo beli bibit yg bagus itu okulasi/cangkok/sambung pucuk? (yg banyak kelebihannya-terutama buahnya manis dan banyak)
terus variant kelengkeng yg tahan penyakit buahnya manis dan banyak yg mana ya mas?
niniek_w@yahoo.com
@niniek :
ReplyDeleteKalo mau dibikin tabulampot, bibit cangkok sepertinya lebih bagus,
kalo di tanam di tanah bisa okulasi atau sambung pucuk, serta sekarang lagi ngetrend juga teknik sambung sisip
mengenai variant bisa dipilih : itoh, kristal dll
tanaman klengkeng jika di tanam di kalimantan.kira kira hidup dan berkemband gak ya..mohon petunjuk nya..karena iklim di wilayah kalimantan barat adalah panas .
ReplyDelete@deky aldino : selama media tanam oke, dan pasokan air tidak susah masih bisa kok....
ReplyDeletesalam kenal mas,
ReplyDeletesaya pendatang baru d dunia tanam menanam,
sekaran ini saya baru mulai menanam pohon kelengkeng dari bji sebanyak 500 biji, biji yang saya dapat dari membeli kelengkeng di toko-toko buah.
pertanyan saya apakah biji yag saya tanam bisa tumbuh dengan baik?
misal memang bisa tumbuh, butuh waktu berapa lama hingga batangnya sebesar pensil dan siap di pasarkan?
mohon pencerahannya.
terimakasih.
jrekalstore@yahoo.com
@jrekalstore : dengan penanaman dan media yang bagus, biji lengkeng tersebut bisa tumbuh kok mas.
ReplyDeleteuntuk mencapai sebesar pensil (media bagus, penyiraman, sinar matahari cukup) kurang lebih 6 bulan sudah bisa mencapai seukuran pencil.
jika dibuat batang bawah, bibit dari biji lengkeng import ini sangat bagus dibandingkan jenis lengkeng lokal
mas,saya baru beli bibit lengkeng kata penjual hasil dari kultur jaringan ,apa kelebihan bibit lengkeng dari kultur jaringan? mohon infonya krn saya udah beli banyak,tapi saya jadi sanksi kok kaya dari biji? sebelum ditanam dikebun & rugi tambah banyak, katanya pemasoknya dari daerah jatim ....
ReplyDeletewah kok ada bibit kuljar ya katanya.....
Deletesetahuku sih kultur jaringan berbiaya mahal dan digunakan utk mengembangbiakkan tanaman yang memang agak susah dan biar bersifat persis sama dgn indukannya, sedang lengkeng sangatlah mudah di kembangbiakkan dengan macam2 teknik (cangkok, sambung sisip, sambung pucuk, okulasi, sambung susu dll) dan relatif berbiaya murah....
setahuku sih (apalagi di jatim) belum pernah dengar ada bibit lengkeng dari KULJAR....
Pak Hervin,jenis lengkeng yg cocok untuk dataran rendah jenis apa aja pak?,terima kasih dan sukses selalu
ReplyDeleteutuk daataran rendah bisa anda tanam :
ReplyDeleteDiamond river, pingpong, kristali, puangray dll yang mana semua jenis diatas tidak perlu perlakuan booster,
kl jenis itoh, kristal, due, srichompu, dll bisa juga di tanam di dataran rendah maupun tinggi, cuma dia harus perlu booster untuk membuahkannya
saya penasaran dengan perlakuan khusus lengkeng yang menggunakan LB,pengen sekali coba,tap yang sekarang jd pertanyaan buat saya,halaman rumah saya tdk bisa kenal sinar matahari sepanjang hari full,gmn cara mengatasinya ya mas? karena saya pengen main tabulampot lengkeng
ReplyDeleteLB direkomendasikan hanya utk lengkeng yang susah berbuah,
Deletememang kl tanaman lengkeng tidak kena sinar matahari full, pertumbuhan akan kurang bagus, tapi jika ditanam di pot kan bisa digeser ke area yang kena sinar kan ??
paling tidak minimal 3-4 jam.
pengalaman saya dulu saat nanam tabulampot pinpong di balkon lantai 2 pada rumah yang menghadap barat, dia bisa buah juga kok, sinar matahari mulai kena tanaman pukul 11 siang s/d 4 sorean....